Sopir Angkot Keberatan, Koridor II Trans Jatim Terhambat
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Perhubungan, mengakui ada hambatan dalam mewujudkan Koridor II Bus Trans Jatim untuk kawasan Malang Raya. Sejumlah sopir angkutan umum masih merasa keberatan dengan kehadiran bus tersebut.
"Sebenarnya bukan penolakan, tapi perlu dibicarakan lagi," ujar Kepala Dishub Jatim Nyono di Surabaya, Selasa 14 Juli 2026.
Nyono menjelaskan, pihaknya perlu melakukan pendekatan khusus kepada paguyuban angkot di Malang, terutama yang beroperasi di sekitar Arjosari. Rencananya, Koridor II Bus Trans Jatim Malang Raya akan melewati rute Arjosari.
"Untuk masuk ke Arjosari masih butuh komunikasi. Beberapa angkot masih keberatan. Jadi keberatan, bukan menolak," katanya.
Proses komunikasi terus dilakukan. Nyono mengatakan pihaknya berdiskusi dengan paguyuban angkot dari bawah. Sejak awal, mereka sudah menyadari bahwa masuk ke Arjosari membutuhkan usaha besar. Di sanalah semua kepentingan angkot berkumpul.
Meski ada kendala, Nyono optimistis Koridor II Bus Trans Jatim Malang Raya akan diterima semua pihak. Ia yakin layanan ini bisa mulai beroperasi pada Oktober 2026.
Nyono menambahkan, keberadaan Bus Trans Jatim di Malang Raya terbukti mampu menghidupkan ekonomi di sekitar terminal yang dilalui.
"Kami sesuai tugas dari Komisi D, meramaikan terminal tipe B. Koridor I Malang Raya tidak masuk Arjosari. Koridor II ini rencananya masuk terminal tipe B, yang kami kelola di Malang," jelasnya.
Rute Koridor II nantinya melintasi Terminal Batu, Terminal Landungsari, dan Terminal Hamid Rusdi. Berkat Trans Jatim, Terminal Hamid Rusdi yang dulunya sepi kini mulai ramai. Koridor 2 juga akan melewati Hamid Rusdi.
Nyono berharap Koridor II Bus Trans Jatim bisa mendorong pariwisata di Malang Selatan.
"Harapan kami Malang Selatan akan tumbuh. Pariwisata di Malang Selatan akan bangkit karena akses yang mudah dan murah. Sampai Terminal Hamid Rusdi ada Bus Trans Jatim," tandasnya.
Keberadaan Bus Trans Jatim memang menjadi salah satu upaya pemerintah menghidupkan kembali terminal-terminal tipe B yang sebelumnya sepi. Koridor I yang sudah berjalan menunjukkan hasil positif di Terminal Hamid Rusdi. Kini tantangan serupa menanti di Arjosari, pusat aktivitas angkot di Malang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
