Stadion Teladan Medan Siap Kembali, Fokus Renova AFF U-19

Ratna D. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
Stadion Teladan Medan Siap Kembali, Fokus Renova AFF U-19

Gambar atau konten salah?

Stadion Teladan Medan adalah ikon olahraga di kota Medan. Stadion ini menampung sejarah panjang, mulai dari pembangunan pasca‑kemerdekaan hingga menjadi tempat berbagai pertandingan nasional dan internasional. Saat ini, stadion sedang direnovasi dan diperluas untuk mempersiapkan peran sebagai venue Piala AFF U‑19 yang akan datang.

Dosen Sejarah Universitas Sumatera Utara, Kiki Maulana Affandi, menjelaskan bahwa sebelum Stadion Teladan berdiri, Medan sudah memiliki fasilitas olahraga sejak masa kolonial Belanda. Ia berkata, “Kota Medan memiliki beberapa lapangan olahraga. Sejak masa pemerintahan Belanda sudah ada Lapangan Sepakbola Kebon Bunga, dan Lapangan Pacuan Kuda. Saat ini terdapat Stadion Sepakbola Teladan Medan.”

Stadion ini dibangun pada tahun 1951 dan selesai pada 1953, khusus untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) III Medan. Kiki menambahkan, “Stadion Teladan Medan mulai dibangun pada 1951 dan selesai pada 1953 sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) III Medan. Stadion ini juga dikenal sebagai homebase klub sepakbola berjuluk Ayam Kinantan, PSMS Medan.”

Arsitek terkenal Liem Ban Tjie merancang stadion ini. Ia juga pernah mendesain Lapangan Ikada di Jakarta. Kiki menjelaskan, “Stadion ini dirancang oleh arsitek yang juga merancang Lapangan Ikada di Jakarta, Liem Ban Tjie. Stadion ini dinamakan Stadion Teladan karena terletak di Kelurahan Teladan Barat, ada pula cerita dinamakan teladan agar menjadi teladan bagi masyarakat Medan.”

Sejak lahirnya, Stadion Teladan telah menjadi tuan rumah berbagai ajang sepak bola bergengsi. Salah satu contohnya adalah Marah Halim Cup, kompetisi internasional yang didirikan oleh Gubernur Sumatera Utara pada periode 1967‑1978. Kiki mengungkapkan, “Marah Halim Cup berlangsung sejak 1972 hingga 1995 ini pada 1974 terdaftar pada agenda kalender FIFA sehingga even ini diikuti oleh klub sepakbola luar negeri.”

Di tahun 1975, PSMS Medan menorehkan momen bersejarah dengan mengalahkan Ajax Amsterdam 4‑2 di Stadion Teladan. Selain itu, pada 1996, Timnas Indonesia pernah menantang klub Italia Sampdoria di stadion yang sama.

Renovasi yang sedang berlangsung mencakup perbaikan struktur, peningkatan fasilitas, dan perluasan area stadion. Tujuannya adalah agar Stadion Teladan tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga berkembang menjadi kompleks olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas. Kiki menegaskan, “Saat ini Stadion Teladan Medan sedang dilakukan renovasi dan perluasan di berbagai sudut stadion. Ke depan berharap stadion ini bisa menjadi kompleks olahraga yang dapat digunakan dan diakses publik warga kota.”

Dengan sejarah panjang dan berbagai peristiwa penting yang terjadi di dalamnya, Stadion Teladan Medan menjadi simbol kebanggaan dan perjalanan sepak bola di Sumatera Utara. Ia tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga mewakili sejarah dan prestasi olahraga kota Medan.

Stadion Teladan Medan, yang telah menjadi saksi berbagai pertandingan penting, kini mempersiapkan diri untuk menjadi tempat kompetisi internasional berikutnya. Renovasi dan perluasan yang sedang berlangsung menandakan komitmen kota Medan untuk terus mendukung perkembangan olahraga, baik bagi atlet maupun masyarakat umum.

Stadion Teladan MedanRenovasiPiala AFF U-19PSMS MedanLiem Ban TjieMarah Halim CupSumatera Utara

Komentar

Memuat komentar...