Sugi Triyono Ditemukan Selamat di Gubuk Orang Tuanya

Lia N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Sugi Triyono Ditemukan Selamat di Gubuk Orang Tuanya

Gambar atau konten salah?

Sugi Triyono, pemuda berusia 26 tahun, dilaporkan hilang selama empat hari di hutan Binangun, Cilacap, Jawa Tengah. Ia akhirnya ditemukan dalam kondisi linglung.

Warga Desa Binangun, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap mengabarkan bahwa Sugi hilang sejak hari Minggu, 10 Mei 2026, ketika berada di area hutan Desa Binangun. Sejak laporan diterima, tim pencarian mulai bekerja.

Operasi pencarian berlangsung selama empat hari. Pada hari keempat, pada pukul 07.00 WIB, tim gabungan kembali memulai pencarian. Mereka menggunakan berbagai metode: pencarian darat, pemantauan udara dengan drone thermal UAV, dan pelacakan menggunakan anjing K9 dari Polres Cilacap.

Hasil akhirnya muncul menjelang siang. Sugi ditemukan di sebuah gubuk milik orang tuanya yang berada di area hutan setempat. Koordinator Basarnas Kantor SAR Cilacap, Trisno, mengungkapkan bahwa korban ditemukan dalam keadaan selamat sebelum dievakuasi.

“Alhamdulillah, pada hari keempat operasi SAR, orang yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan di gubuk milik orang tuanya dalam keadaan selamat sekitar pukul 08.30 WIB,” kata Trisno dalam keterangannya, Jumat, 15 Mei 2026.

Tim SAR gabungan sudah menyisir beberapa kali ke lokasi gubuk milik orang tuanya, namun Sugi tidak ada di sana. “Sudah disisir beberapa kali di gubuk tersebut tetapi masih nihil. Begitu tadi pagi ditemukan di tempat gubuk orang tuanya sedang duduk,” terangnya.

Meski begitu, tim SAR belum mengetahui persis bagaimana kronologi Sugi bisa bertahan hidup di hutan selama empat hari. Saat ditemukan, kondisinya linglung. “Saat orangnya ditanya belum bisa menjawab, masih linglung,” jelas Trisno.

Setelah ditemukan, Sugi dibawa oleh orang tuanya ke rumah. Jarak antara permukiman dengan gubuk milik orang tuanya cukup jauh, sekitar 2,5 km. “Pemuda ini dibawa ke rumah dulu dikasih minum sama makan, habis itu dibawa ke rumah sakit untuk mengecek kesehatannya. Jarak antara gubuk dengan permukiman kurang lebih sekitar 2,5 km,” ungkap Trisno.

Sebelum dinyatakan hilang, Sugi diajak berkebun oleh orang tuanya. Namun dengan alasan yang tidak jelas, ia langsung lari kabur ke hutan. “Ceritanya orang itu ikut orang tuanya ke ladang di hutan. Tidak tahu kenapa tiba-tiba kabur lari masuk ke hutan,” ujarnya.

Selama proses pencarian, operasi SAR melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Kantor SAR Cilacap, Polsek Bantarsari, Koramil Bantarsari, Satpol PP, Banser, SAR MTA, LPBINU, RAPI, komunitas Trabas Trail, Polres Cilacap, pemerintah kecamatan, hingga warga sekitar.

Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim dan masyarakat yang ikut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan dengan selamat. “Dengan ditemukannya yang bersangkutan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkasnya.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya koordinasi antara berbagai lembaga dan masyarakat dalam operasi pencarian. Sugi kini dalam perawatan medis dan dipantau kesehatan lebih lanjut setelah kejadian tersebut.

Sugi Triyonohilang di hutanSARPolres Cilacapdrone thermal UAVgubuk orang tuapengawasan medis

Komentar

Memuat komentar...