Sumatera Utara, Inflasi Mei 2026 0,89% Lebih dari Nasional

Tika M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 44 dibaca
Bisik.id
Sumatera Utara, Inflasi Mei 2026 0,89% Lebih dari Nasional

Gambar atau konten salah?

Sumatera Utara mencatat inflasi bulanan sebesar 0,89% pada Mei 2026, jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional 0,28% pada periode yang sama. Angka ini menandai pergeseran harga di wilayah tersebut.

Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Asim Saputra, mengungkapkan data tersebut pada Selasa (02 Juni 2026). Ia menekankan bahwa inflasi di Sumut lebih tinggi secara month-to-month dibandingkan nasional.

“Inflasi di Sumatera Utara secara Month to Month tercatat 0,89 pada Mei 2026. Secara kelompok pengeluaran pada makanan, minuman dan tembakau itu terjadi inflasi 1,87% dengan andil 0,67%,” ungkap Asim Saputra.

Menurut data BPS Sumut, inflasi tahunan di Sumut masih berada di bawah rata-rata nasional. Angka inflasi tahunan Sumut sebesar 0,67%, sementara nasional mencapai 1,35%.

“Inflasi cukup tinggi juga terjadi pada kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 1,74%.”

“5 komoditas yang menyumbang inflasi tertinggi di Sumut pada Mei 2026, yakni ada tomat sebesar 0,34%, cabai merah 0,31%, bawang merah 0,09%, cabai rawit 0,08%, dan laptop/notebook sebesar 0,04%.”

“Tingkat inflasi secara Month to Month di Kabupaten Labuhanbatu misalnya inflasi tercatat 60,76% untuk komoditas tomat. Karo sebagai daerah sentra produksi tomat terjadi inflasi 82,06%,”

“komoditas yang menahan lajunya inflasi ada daging ayam ras yang deflasi 0,16%, udang basah deflasi 0,05%, angkutan udara 0,04%, ikan gembung 0,04%, dan emas 0,03%.”

Data ini menunjukkan bahwa harga pangan, khususnya tomat, cabai, dan bawang merah, mengalami kenaikan signifikan di Sumatera Utara. Sementara beberapa komoditas seperti daging ayam ras dan udang basah mengalami deflasi, menunjukkan variasi dinamika harga di daerah tersebut.

Sumatera Utarainflasi bulananharga tomatcabai merahbawang merahdeflasi udang basahBPS Sumut

Komentar

Memuat komentar...