Sumut Siap Perbaiki 3 Ruas Jalan Bahorok, Rp 64 Miliar

Mira T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Sumut Siap Perbaiki 3 Ruas Jalan Bahorok, Rp 64 Miliar

Gambar atau konten salah?

Provinsi Sumatera Utara akan memperbaiki jalan di tiga ruas di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 64 miliar. Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe, mengungkapkan bahwa dua ruas sudah dalam proses tender. Rencana perbaikan akan dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.

“Dua ruas jalan itu sudah dalam proses tender dan mungkin selesai tendernya akhir bulan ini dan pelaksanaannya di bulan Juni kalau nggak ada tender ulang,” kata Chandra Dalimunthe saat dihubungi. Ruas pertama, Kuala‑Simpang Marike, berjarak sekitar 3 kilometer dan berharga Rp 18 miliar. Ruas kedua, Tanjung Selamat‑Simpang Tiga Namu Unggas, panjang 2 kilometer dengan anggaran Rp 12 miliar.

Ruas ketiga, Simpang Marike‑Timbang Lawang, lebih panjang dengan 5 kilometer lebih dan anggaran Rp 34,2 miliar. Saat ini ruas tersebut masih dalam tahap review karena tambahan pengerjaan drainase. “Masih proses review perencanaannya karena drainasenya kemarin nggak sempat dibuat jadi kalau nggak dipasang drainase tetap banjir di situ,” ucapnya.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sebelumnya berjanji akan memperbaiki jalan rusak di daerah wisata Bahorok. Ia menegaskan bahwa akses utama warga dan tempat wisata terakhir diperbaiki 15 tahun lalu. “Untuk tahun depan kita akan merencanakan pembangunan sepanjang 5 km terlebih dahulu. Kita ketahui panjang jalan di daerah wisata Bahorok ini kurang lebih 54,5 km. Secara bertahap kita akan bangun, menyesuaikan dengan anggaran yang kita miliki,” kata Bobby Nasution pada Sabtu, 27 September 2025.

Selama kunjungan ke Pasar Rodi di Desa Empus, Kecamatan Bahorok, Bobby menekankan perlunya penahanan di sisi jalan dan pembangunan drainase. “Dengan memasang penahan di sisi kanan dan kiri jalan, serta membangun drainase yang baik untuk menghindari banjir di masa depan,” ujarnya.

Hasan Basri, salah satu warga, pertama kali menyampaikan keluhan tentang jalan rusak kepada Bobby. Ia mengingatkan bahwa perawatan jalan hanya dilakukan secara swadaya dengan bantuan pihak perkebunan dalam bentuk penimbunan. “Selama ini, perawatan hanya dilakukan secara swadaya dengan bantuan pihak perkebunan dalam bentuk penimbunan,” ucapnya. Hasan juga meminta agar dibuat drainase di sekitar lokasi karena sering terjadi banjir yang menggenangi sekolah di daerah itu.

Dengan rencana anggaran dan jadwal yang telah ditetapkan, pemerintah Sumut berharap dapat mengatasi masalah banjir dan jalan rusak di Bahorok. Perbaikan ini diharapkan meningkatkan akses bagi warga dan wisatawan serta mencegah kerusakan lebih lanjut di masa depan.

Sumatera UtaraJalan BahorokAnggaran 64 miliarDrainaseTenderBanjirGubernur Bobby Nasution

Komentar

Memuat komentar...