Sumut Umumkan Sekolah Gratis bagi Nias dan Daerah Banjir
Gambar atau konten salah?
Pada hari Sabtu, 02 Mei 2026, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, mengumumkan rencana peluncuran program sekolah gratis bagi wilayah Nias dan lima kabupaten/kota lainnya di provinsi. Pengumuman tersebut diikuti oleh Gubernur Bobby Nasution di acara Hardiknas serta pembukaan Gebyar dan Expo 2026 di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang.
“Program sekolah gratis akan dilaunchingkan, itu adalah program dari Pak Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Program tersebut akan resmi dibuka tahun ajaran baru 2026/2027,” ujar Alexander kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa penerima manfaatnya meliputi seluruh Pulau Nias dan daerah yang terdampak bencana banjir pada November 2025. Daerah-daerah tersebut diuraikan sebagai berikut:
“Mendapatkan program sekolah gratis yakni Pulau Nias seluruhnya. Kemudian kabupaten/kota yang terdampak bencana yakni Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng), Kota Sibolga, Tapanuli Utara (Taput) dan Langkat,” tambahnya.
Alexander menekankan bahwa dengan adanya program ini, siswa di wilayah tersebut tidak lagi dikenai Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). “Dengan adanya program sekolah gratis, maka para siswa di wilayah tersebut tidak akan lagi dikutip SPP.”
Ia menegaskan kembali, “Dengan adanya program sekolah gratis, mulai tidak ada sekolah yang mengutip SPP untuk daerah telah saya sebutkan tadi,” kata Alexander.
Di samping itu, dalam rangka memperingati Hardiknas 2026, Pemprov Sumut menggelar lukisan terpanjang yang dikerjakan oleh pelajar SMA/SMK/SLB di seluruh Sumut. “Ini bukan pertama kali dan terakhir, Dinas Pendidikan bisa hadir menjadi wadah berbagai kalangan, baik guru dan siswa menyalurkan bakat dan kreativitasnya,” ungkap Kadisdik Sumut.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memecahkan Rekor Muri dengan lukisan sepanjang 1 kilometer. “Telah dilaksanakan pemecah Rekor Muri melukis dan sudah diserahkan kepada Gubernur Sumatera Utara. Siswa-siswi melukis sepanjang 1 kilometer, dilaksanakan di dalam lapangan agar tidak panas,” pungkasnya.
Kegiatan Gebyar dan Expo berlangsung dari 02 Mei 2026 hingga 04 Mei 2026 di Lapangan Astaka, Deli Serdang.
Program sekolah gratis ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi siswa di wilayah terdampak bencana dan Pulau Nias, sementara kegiatan seni di Hardiknas menonjolkan kreativitas pelajar Sumut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini