Sunarto Beli 800 Ribu Saham BMRI, Menjadi 1,8 Juta Saham
Gambar atau konten salah?
Sunarto, Direktur Information Technology PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, membeli 800.000 saham BMRI pada 04 Mei 2026. Harga per saham Rp 4.445, total Rp 3,55 miliar.
Sejak sebelumnya Sunarto memiliki 1 juta saham. Setelah pembelian, kepemilikan naik menjadi 1,8 juta saham, dengan hak suara 0,0002%. Transaksi dilakukan dengan status kepemilikan langsung, dan tujuan diungkapkan sebagai investasi.
Di sesi I pada 07 Mei 2026, saham BMRI menguat 2,22% menjadi Rp 4.610 per saham. Selama lima hari terakhir, kenaikan mencapai 4,06%. Namun, sepanjang tahun 2026, saham BMRI mengalami koreksi 9,61%.
Perseroan mencatat tren net foreign sell. Pada 06 Mei 2026, aksi jual bersih asing sebesar Rp 188,91 miliar. Tahun 2026, net foreign sell mencapai Rp 8,43 triliun.
Sunarto menambah sahamnya, sementara saham BMRI menunjukkan fluktuasi positif jangka pendek namun koreksi tahunan. Net foreign sell menandakan tekanan keluar modal asing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
