Surabaya: Cuaca Panas & Hujan Sesekali Menambah Risiko ISPA

Andi B. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 73 dibaca
Bisik.id
Surabaya: Cuaca Panas & Hujan Sesekali Menambah Risiko ISPA

Gambar atau konten salah?

Surabaya masuk musim kemarau, namun beberapa daerah di Jawa Timur masih sesekali diguyur hujan. Kondisi cuaca yang panas namun diselingi hujan membuat sebagian orang mulai mengeluhkan penurunan kesehatan.

Dr Bagus Aulia Mahdi Sp.PD, staf pengajar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, menyebut ada beberapa penyakit yang kerap muncul dalam kondisi tersebut, terutama saat musim kemarau tetapi masih turun hujan seperti beberapa hari terakhir.

"Salah satu yang paling sering ya ISPA, influenza. Jadi penyakit flu, batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan. Biasanya juga musim kemarau seperti ini tidak jarang ada penyakit diare,"

"Kalau dari minuman, sebisa mungkin cukupi kebutuhan cairan harian. Misalnya air putih 1,5 liter sampai 2 liter per hari sesuai kebutuhan. Minuman yang paling penting jangan terlalu manis, jangan terlalu pekat,"

"Sekarang lagi musim running, bisa jalan atau mungkin cycling juga bisa disempatkan. Seperti itu untuk meningkatkan endurance. Jadi biasanya kalau musim seperti ini, daya tahan tubuh menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi aktivitas,"

"Kebutuhan vitamin harian yang masih kurang bisa diberikan multivitamin seperti B kompleks atau yang lain-lain,"

Dr Bagus menekankan pentingnya pola makan yang sehat. Hindari makanan berminyak atau berlemak yang dapat mengganggu tenggorokan dan pencernaan. Konsumsi buah-buahan kaya serat dan air, seperti jeruk, semangka, dan apel, juga dianjurkan. 1,5 liter sampai 2 liter per hari air putih disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan. Minuman yang paling penting jangan terlalu manis, jangan terlalu pekat. Rutin berolahraga minimal satu hingga dua kali seminggu, baik pagi maupun malam, selama tidak hujan, dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selama musim ini, tidur yang cukup dan tidak begadang juga penting. Jika vitamin harian masih kurang, multivitamin seperti B kompleks dapat membantu.

Musim kemarau di Jawa Timur sering disertai suhu tinggi dan hujan sporadis, sehingga menjaga kesehatan menjadi perhatian utama. Dengan pola makan, minum, olahraga, dan tidur yang teratur, risiko penyakit seperti ISPA, influenza, dan diare dapat ditekan.

musim kemarauISPAinfluenzadiarekonsumsi air putiholahragamultivitamin

Komentar

Memuat komentar...