Surabaya Rayakan Tahun Baru Hijriah 1448 dengan Twibbon
Gambar atau konten salah?
Tahun Baru Hijriah 1448 Hijriah atau 2026 menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk menyambut pergantian tahun dengan rasa syukur dan semangat baru. Di Surabaya, perayaan ini diperkaya dengan berbagai kegiatan dan juga cara sederhana untuk menyebarkan kebahagiaan melalui media sosial.
Sejarah Tahun Baru Hijriah bermula dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Pada tahun 622 Masehi, beliau meninggalkan Mekkah dan menetap di Madinah. Peristiwa bersejarah ini menjadi dasar bagi kalender Islam, yang dikenal sebagai Hijriah. Kalender ini masih digunakan hingga kini, menandai setiap pergantian tahun dengan perayaan 1 Muharram.
Lebih dari sekadar pergantian tahun, Tahun Baru Islam memiliki makna mendalam. Waktu ini menjadi ajang refleksi diri bagi muslim. Mereka mengevaluasi perjalanan hidup, memperbaiki diri, dan memperkuat iman serta ketakwaan kepada Allah SWT. Tujuannya adalah menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang akan datang.
Di berbagai negara, peringatan Tahun Baru Hijriah dirayakan dengan tradisi yang sarat nilai spiritual. Umat Islam biasanya menggelar doa bersama, mengikuti ceramah keagamaan, dan melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Beberapa daerah menambah keceriaan dengan pawai, festival budaya Islami, serta kegiatan sosial dan amal sebagai bentuk syukur menyambut tahun baru.
Kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi yang umum digunakan. Kalender Masehi atau Gregorian didasarkan pada peredaran matahari (solar), sedangkan kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan (lunar). Akibatnya, satu tahun Hijriah hanya sekitar 354 atau 355 hari, lebih pendek dibandingkan tahun Masehi yang berjumlah 365 atau 366 hari. Tahun Baru Hijriah diperingati setiap tanggal 1 Muharram, bulan pertama dalam kalender Islam. Penentuan awal bulan dilakukan melalui rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit muda setelah fase bulan baru. Otoritas keagamaan di masing-masing negara menetapkan tanggal tersebut, sehingga 1 Muharram dapat berbeda antara satu negara dan negara lain.
Untuk memeriahkan pergantian Tahun Baru Islam, banyak orang memilih memasang Twibbon Tahun Baru Hijriah 2026 di media sosial. Twibbon ini hadir dalam beragam desain menarik, mulai dari nuansa Islami elegan hingga tampilan modern penuh warna. Kumpulan 10 Twibbon keren dapat dipilih dan digunakan secara gratis. Dengan menambahkan Twibbon, pengguna dapat menyebarkan semangat hijrah dan ucapan selamat kepada teman-teman di platform digital.
Berikut langkah-langkah memasang Twibbon Tahun Baru Hijriah 2026:
- Klik salah satu link Twibbon yang diinginkan dari daftar link download Twibbon di atas.
- Anda akan diarahkan ke laman Bingkai.id.
- Di sana, pilih opsi Pilih Desain dan tentukan bentuk square atau portrait.
- Setelah memilih desain, klik Lanjutkan untuk memilih foto yang akan digunakan.
- Foto akan muncul di Twibbon pilihan Anda. Atur posisi foto sesuai keinginan, lalu klik Lanjutkan lagi.
- Terakhir, unduh Twibbon dengan klik Unduh. Twibbon akan tersimpan otomatis di galeri Anda.
Selain Twibbon Tahun Baru Hijriah, Bingkai.id juga menyediakan berbagai Twibbon untuk momen penting dan perayaan nasional lainnya. Pengguna dapat memilih desain favorit dan menyesuaikannya dengan foto pribadi.
Dengan memanfaatkan Twibbon, umat Islam dapat merayakan Tahun Baru Hijriah 1448 Hijriah (2026) secara digital, menambah semangat kebersamaan, dan menyebarkan pesan positif di kalangan teman dan keluarga. Kegiatan ini tidak hanya mempererat ikatan sosial, tetapi juga menegaskan nilai spiritual yang menjadi inti dari perayaan Tahun Baru Islam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
