Surabaya Siap 42.000 Kursi SMP 2026/2027: Semua Siswa Sekolah
Gambar atau konten salah?
Surabaya membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMP pada tahun ajaran 2026/2027. Kota ini menyediakan 42 ribu kursi SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Jumlah ini diharapkan cukup menampung semua siswa yang lulus dari tingkat SD.
Menurut Eddy Christijanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Dinas Pendidikan (Dispendik) sudah menyiapkan daya tampung yang memadai. “Daya tampung yang disiapkan Dinas Pendidikan Surabaya mencukupi untuk seluruh siswa lulusan SD negeri maupun swasta,” ujarnya.
“Jadi, (sekolah) negeri dan swasta kita berkolaborasi. Insyaallah berdasarkan kuota yang ada di Dinas Pendidikan, semua anak usia sekolah di Surabaya tidak ada yang tidak sekolah untuk tahun 2026,” kata Eddy pada 24 Mei 2026.
Isa Anshori, Pemerhati Pendidikan dan Perlindungan Anak LPA Jawa Timur, menilai kapasitas sekolah di Surabaya masih memadai. Ia menegaskan bahwa total daya tampung SMP negeri dan swasta mencapai 42.000 kursi.
“Dari jumlah daya tampungnya 42.000 (SMPN dan swasta), artinya tidak ada anak Surabaya yang usia sekolah yang tidak sekolah,” jelas Isa.
Kuota SMPN di Surabaya mencapai sekitar 17.000 kursi, sementara total lulusan SD negeri dan swasta sekitar 41.000. Dengan perbandingan ini, diperkirakan 40% siswa akan masuk sekolah negeri, sisanya 60% melanjutkan ke sekolah swasta. “Proporsi 17.000 (kuota SMPN) dari 41.000 (lulusan SDN dan Swasta), sehingga porsinya sekitar 40%, dan kue swasta adalah 60%. Artinya semua akan jadi tertampung,” tambah Isa.
Isa menegaskan bahwa selama pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan, semua anak usia sekolah di Kota Pahlawan akan tetap memiliki akses pendidikan. “Selama kita berjalan di aturan yang ada, saya kira tidak ada anak usia sekolah di Surabaya yang tidak sekolah,” pungkasnya.
Dengan rencana kuota yang jelas dan kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta, Surabaya menargetkan tidak ada siswa yang tertinggal pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini diharapkan dapat menjaga konsistensi pendidikan di kota ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
TUKS Petrokimia Gresik Raih Pelabuhan Terbaik Nasional
Inggris vs Argentina Berebut Tiket Final Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Prediksi Ketat dan Peluang Adu Penalti
Remaja Sidoarjo Telanjang Saat Terima Pesanan Ojol
Inggris Vs Argentina, Dendam 40 Tahun di Semifinal
Mahasiswa UINSA Desak Transparansi, Dorong Plt Rektor
Berita Terbaru
Gerhana Matahari Total 2027 Landa Mekkah, Ini Jadwal Lengkapnya
IAS Kantongi 25 Suara, Aklamasi Ketua Golkar Sulsel Makin Dekat
Dedi Mulyadi Tegaskan Fokus Pembangunan, Bukan Ganti Nama
TNI Bagikan 250 Ayam ke Warga Prasejahtera, Dilarang Dimasak
Bupati Subang Jawab Pandangan Fraksi soal KUA-PPAS 2027
5 Kebiasaan Sepele Picu Gagal Ginjal di Usia Muda
Wisatawan China Digigit Anjing di Bali, Diduga Rabies
Wakil Presiden Argentina Sebut Inggris 'Perompak' Jelang Laga Semifinal Piala Dunia
Pajak 0% 50 Tahun untuk Tarik Investor ke Bali