Surabaya Tambah 5 SPKLU, 10 Charger 180 kWh untuk EV kota
Gambar atau konten salah?
SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) baru saja dipasang di beberapa area parkir yang dikelola oleh Pemkot Surabaya. Pemasangan ini menambah infrastruktur bagi pengendara kendaraan listrik di kota ini.
Surabaya kini memiliki lima titik SPKLU yang tersebar di Terminal Joyoboyo, Park & Ride Mayjend Sungkono, Balai Kota Surabaya, Siola Tunjungan, dan Park & Ride Arif Rahman Hakim. Secara keseluruhan, 10 gun charger telah terpasang di kelima lokasi tersebut.
Setiap charger mampu menyalurkan daya hingga 180 kWh dan sudah dilengkapi dengan teknologi ultra fast charging. Fasilitas ini dipasang bekerja sama dengan PT Utomo Charge+ Indonesia, sebagai bagian dari upaya pemerintah kota untuk menambah jumlah kendaraan listrik.
Menurut Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo, SPKLU tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Fasilitas ini juga ditujukan untuk armada transportasi publik milik Pemkot, seperti Suroboyo Bus elektrik. “Kita memiliki kurang lebih 13 unit bus listrik. Nantinya bisa juga mempergunakan SPKLU yang di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) ini mana manakala di dalam perjalanan kehabisan tenaga power atau tenaga listrik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penambahan SPKLU ini bertujuan menunjang sarana prasana kendaraan listrik, mengingat pemerintah sedang menggencarkan penggunaan kendaraan listrik untuk mengurangi emisi. “Jadi ini menunjang program elektrifikasi kendaraan ya. Jadi elektrifikasi kendaraan itu merupakan program dari pemerintah Republik Indonesia. Di mana kita ketahui bersama manfaat daripada kendaraan listrik adalah salah satu mengurangi polusi,” jelasnya.
Di sisi lain, Managing Director Utomo Charge+, Anthony Utomo, menegaskan bahwa keberadaan SPKLU di sejumlah titik tidak hanya memudahkan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator mendorong masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan. “Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Utomo Charge+ juga sudah mengembangkan sejumlah mobility hub di berbagai titik strategis, seperti Spazio, Loop Graha Family, kawasan Anjasmoro, hingga MERR. Inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan ekosistem mobilitas terintegrasi yang tidak hanya menyediakan fasilitas pengisian daya, tetapi juga mendukung gaya hidup masyarakat yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” pungkasnya.
Dengan peluncuran SPKLU ini, Surabaya menegaskan komitmennya dalam mempercepat transisi energi dan menurunkan jejak karbon. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar perjalanan kendaraan listrik, baik untuk pengguna pribadi maupun armada publik, serta memperkuat jaringan infrastruktur pengisian di kota.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai