Surabaya Ubah Kantor Pos Jadi Pusat Kuliner Kota Lama

Bambang W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Surabaya Ubah Kantor Pos Jadi Pusat Kuliner Kota Lama

Gambar atau konten salah?

Surabaya menghidupkan kembali kawasan distrik atau Kota Lama melalui inovasi, salah satunya dengan mengubah Pos Bloc Group menjadi ruang publik dan kuliner di Kantor Pos Pusat Jalan Kebon Rojo.

CEO Jimmy Saputro menjelaskan bahwa area kantor pos akan diubah menjadi pusat ruang publik bagi kawula muda, khususnya di wilayah utara.

“Masalahnya sekarang ini kalau kita boleh ngomong dan saya pelajari, Surabaya itu sekarang anak mudanya banyak yang fokusnya di barat dan timur,” kata Jimmy kepada wartawan di 10 Regentstraat, Sabtu (23 Mei 2026).

Di tahap awal, pihaknya memanfaatkan area kantor pos menjadi restoran untuk menarik keramaian dengan desain estetik. 10 Regentstraat dinilai cocok bagi generasi muda yang gemar berfoto atau membuat konten.

“Karena kalau tanpa itu (magnet pengunjung) orang ke sini enggak ada tujuannya. Destinasinya betul destinasi kota tua tapi hanya keliling gitu kan,” ujarnya.

Menurutnya, restoran tersebut dapat menjadi magnet area itu, sebagai pusat kuliner dan menarik pegiat kuliner lainnya. “Kalau ini nanti ramai, mungkin (yang lain) mau buka warung kopi,” imbuhnya.

Selain pusat kuliner, kawasan seluas 1,2 hektare itu tetap akan menjadi pusat ruang kreatif anak muda. Public space yang dimaksud tidak hanya kuliner, tapi segala bentuk kreativitas termasuk kriya lokal Surabaya.

“Kita juga punya hanggar yang cukup besar untuk acara‑acara. Kalau acara‑acara musik biasanya kita bisa muat sampai mungkin 1.000 sampai 1.500 orang, yang which is sebetulnya enggak banyak pilihan di daerah sini gitu ya,” jelasnya.

Direktur 10 Regentstraat Steffiani Setyadji mengatakan restoran yang berdiri di area Kantor Pos Pusat Surabaya itu memilih nama sesuai dengan nama kawasan ini semula. “Nama kawasannya Regentstraat, 10 itu karena Jalan Kebon Rojo Nomor 10,” kata Steffiani.

Rencananya, restoran yang menyediakan makanan khas nusantara ini tidak hanya menjadi tempat makan saja. Melainkan rangkaian destinasi wisata Kota Lama Surabaya yang dikunjungi wisatawan saat naik transportasi jeep di kawasan itu.

“Perencanaan Pak Wali (Eri Cahyadi), kita mau dihidupkan ekonomi di Kota Lama Surabaya,” ungkapnya.

Interior restoran tidak mengubah bangunan asli cagar budaya tipe A yang sangat dilindungi ini. Ia hanya menambah ornamen lampu untuk mempercantik tampilan. “Saya pengin bangunannya itu masih seperti bangunan aslinya. Yang kita lakukan di tempat ini sebenarnya enggak banyak loh. Atas ini kita biarkan. Yang kita tambahin apa? Kita tambahin lampu,” pungkasnya.

Inisiatif ini bertujuan memperkuat Kota Lama Surabaya dengan mengubah kantor pos menjadi ruang publik dan kuliner, memberi peluang kreatif bagi muda, sekaligus menjaga warisan budaya.

SurabayaKota LamaKantor Pos PusatRuang PublikKulinerGenerasi MudaWarisan Budaya

Komentar

Memuat komentar...