Surabaya Vaganza 2026: Parade Bunga Menimbulkan Sampah Besar
Gambar atau konten salah?
Surabaya Vaganza 2026, parade bunga yang digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026, menampilkan tumpukan sampah yang diangkut oleh belasan truk. Selain itu, beberapa taman juga dilaporkan mengalami kerusakan. Acara ini diikuti oleh ribuan warga Surabaya yang datang untuk menyaksikan rangkaian parade bunga yang memukau.
Parade ini diperingati sebagai Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Rutenya dimulai di Tugu Pahlawan dan berakhir di Monumen Bambu Runcing. Tema yang diusung adalah Festival of Lights: Garden of Hope. Sebanyak belasan mobil hias dan puluhan defile meramaikan acara, sementara lampu-lampu berkelip menambah nuansa malam.
12 dump truck mengangkut sampah usai acara. Wasis Sutikno, Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, mengatakan:
“Kamarin total sampah Surabaya Vaganza, sekitar 12 DT (dump truck). Sampah didominasi plastik, styrofoam, dan bunga yang dibongkar dari mobil hias,”
Wasis juga menyebut ratusan petugas DLH Kota Surabaya dipanggil untuk membersihkan lokasi. 160 petugas dari DLH Surabaya diterjunkan ke lokasi untuk pembersihan, ujarnya. Mereka bekerja sepanjang malam untuk mengumpulkan sampah plastik, styrofoam, dan pot bunga yang tersisa.
Beberapa taman dilaporkan rusak setelah gelaran, di mana ribuan warga Surabaya hadir. Wasis mengumumkan bahwa hari ini akan dilakukan penyulaman tanaman yang mati. Proses ini akan melibatkan tenaga ahli dan sukarelawan untuk menanam kembali tanaman yang hilang.
“Hari ini akan dilakukan penyulaman tanaman yang mati,” ungkap Wasis.
Daftar taman yang terkena dampak meliputi:
- Alun-Alun Contong dan Rumah Pompa
- Rotonde Pojok Praban
- Rotonde Genteng Kali, Belakang Pos Polisi
- Rotonde Seiko (Monumen Pers)
- Rotonde Simpang Lonceng depan TP
- Rotonde Simpang Dukuh
- Alun-Alun Surabaya
- Air Mancur Pemuda
Acara yang dirancang untuk merayakan kebudayaan kota ternyata menimbulkan dampak lingkungan dan kerusakan taman. Upaya pembersihan dan penyulaman tanaman menjadi langkah penting untuk mengembalikan kondisi tempat-tempat publik yang terkena dampak. Pemerintah kota berharap semua area dapat pulih dalam waktu dekat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
