Surabaya Wali Kota: 19 Tim Barongsai Jadi Seleksi Porprov
Gambar atau konten salah?
Pada 13-14 Juni 2026, Cabor Barongsai Piala Wali Kota Surabaya di Gelanggang Remaja Surabaya, Jalan Bogen I, Tambaksari, menampung 19 tim barongsai dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Acara ini berlangsung selama dua hari, menampilkan pertunjukan barongsai yang memukau.
Ketua FOBI Pengurus Kota Surabaya, Jackson Choewandy, mengatakan, “Total untuk enam nomor pertandingan kita ada 19 tim yang terdaftar. Ada Barongsai Tradisional, Barongsai Kecepatan, dan Barongsai Halang Rintang,”. Ajang ini digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) dan dimanfaatkan untuk mengukur kekuatan tim menjelang Porprov Jatim.
Kejuaraan terbuka bagi semua kabupaten dan kota di Jawa Timur. Jackson menegaskan, “Sebenarnya Piala Wali Kota ini bagian dari seleksi kita untuk menghadapi Porprov tahun depan di Surabaya. Jadi nanti atlet-atlet, terutama yang dari Surabaya akan kita pilih dan kita arahkan ikut Puslatcab. Kita juga ingin mengukur dari daerah kabupaten kota lain bagaimana, sampai sejauh mana, jadi kita tahu posisi sekarang kita di mana,”. Piala Wali Kota ini juga menjadi indikator bagi pelatih untuk menyesuaikan strategi sebelum kompetisi tingkat Porprov Jatim.
Selain tim Surabaya, beberapa daerah mengirim atlet terbaiknya. Banyuwangi mengirim empat tim Lion Dance Banyuwangi Reborn. Manajer tim, Fendy Gunawan, mengatakan, “Kami mengirimkan empat tim, tradisional satu tim dan ketangkasan tiga tim,”. Ia menambahkan, “Sebelum perlombaan ini tiap hari latihan. Persiapan kurang lebih dua bulan,”. Tim Lion Dance Banyuwangi Reborn telah berlatih intensif di berbagai lokasi sebelum kompetisi.
Beberapa atlet masih berusia anak-anak dan remaja. Ada peserta yang masih duduk di bangku kelas 2 SD. Fendy menegaskan, “Pemainnya ada yang anak-anak, dari kelas 2 SD,”. Keikutsertaan anak-anak menambah semangat dan menunjukkan dukungan komunitas terhadap seni tradisional.
Kejuaraan menampilkan tiga kategori
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
