Taekwondo 2026: 98 Peserta, 64 Provinsi Internasional

Rudi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 113 dibaca
Bisik.id
Taekwondo 2026: 98 Peserta, 64 Provinsi Internasional

Gambar atau konten salah?

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 digelar di Arhotel Gelora Senayan pada 15 April 2026. Acara ini dihadiri oleh 98 peserta, termasuk perwakilan dari 64 provinsi dan 34 pengurus.

Para peserta terdiri dari jajaran Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) dan ketua pengurus provinsi. Keikutsertaan ini menandai komitmen organisasi untuk terus mengukir prestasi di kancah internasional.

Acara diangkat tema "Membangun Taekwondo Indonesia Secara Profesional, Modern dan Berprestasi di Tingkat International". Tema tersebut menekankan arah pembinaan dan penguatan organisasi agar lebih profesional, modern, dan mampu bersaing di level global.

Rapat dimulai dengan pemukulan gong oleh Letjen TNI Richard Tampubolon, Ketua Umum PBTI. Ia menegaskan semangat utama dalam membangun prestasi taekwondo nasional. "Bersatu, berprestasi" ucapnya, menegaskan tekad bersama.

Richard juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia, Komite Olimpiade Indonesia, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Semua pihak tersebut hadir dan memberikan dukungan terhadap peningkatan prestasi Taekwondo Indonesia.

Menurutnya, Rakernas merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah berjalan sekaligus menetapkan arah kebijakan dan program prioritas ke depan. Fokusnya mencakup pembinaan prestasi atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola organisasi yang profesional dan berkelanjutan.

Richard menekankan bahwa "Taekwondo Indonesia memiliki tanggung jawab yang besar untuk terus mengukir dan mengharumkan nama Bangsa di kancah International, oleh karena itu sinergitas dan kolaborasi yang erat antara pengurus besar, pengurus provinsi serta dukungan dari KONI Pusat, KOI dan Kemenpora Republik Indonesia menjadi faktor kunci dalam mencapai target yang telah ditetapkan."

Melalui Rakernas ini, PBTI berharap menghasilkan program kerja yang konkret, terukur, dan implementatif. Keputusan yang diambil diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi atlet, pengembangan pelatih dan wasit, serta penguatan organisasi.

Dengan arah baru yang lebih profesional dan modern, Taekwondo Indonesia diharapkan terus menjaga tradisi prestasi sekaligus meningkatkan daya saing di panggung internasional.

Keputusan yang diambil diharapkan memberi dampak nyata bagi atlet, pelatih, wasit, dan struktur organisasi. Dengan dukungan semua pihak, Taekwondo Indonesia berupaya memperkuat posisi internasionalnya.

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026PBTIKomite Olahraga Nasional IndonesiaPrestasi AtletPenguatan OrganisasiKancah InternasionalSinergitasPelatih & Wasit

Komentar

Memuat komentar...