Takbirzawaid: Cara Sholat Idul Adha Dua Rakaat Sunnah
Gambar atau konten salah?
Di hari Idul Adha, umat Muslim seluruh dunia berkumpul untuk menunaikan sholat Ied setelah subuh. Sholat Idul Adha, sama seperti Idul Fitri, hanya dua rakaat, namun tata cara takbiran dan bacaan tasbihnya memiliki nuansa berbeda.
Takbiratul ihram pada rakaat pertama diikuti oleh bacaan takbir tambahan sebanyak tujuh kali. Setelah sujud, pada rakaat kedua, jamaah disunnahkan melakukan lima kali takbir tambahan. Perbedaan ini dikenal sebagai takbir zawaid.
Berbagai versi bacaan takbir 7 kali dan 5 kali telah dikumpulkan dalam buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap oleh Drs. Moh Rifa'i. Berikut beberapa contoh lafaznya:
- Versi 1 – سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَر “Subhana allahi wal hamdu lillahi walaa ilaha illa allah, wallahu akbar” Artinya: *Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.*
- Versi 2 – سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ “Subhânallâh, walhamdulillâh, walâ ilâha illallâh, wallâhu akbar, wa lâ haula walâ quwwata illâ billâhil 'aliyyil azhîm.” Artinya: *Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi Lagi Maha Agung.*
- Versi 3 – سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar. Allahummaghfirlii war hamnii.” Artinya: *Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku.*
Setelah takbiratul ihram, bacaan tasbih dilakukan di sela‑sela takbir. Sunahnya adalah membaca setiap takbir dalam satu napas. Setelah itu, jamaah melanjutkan ke rukun salat berikutnya: membaca Al‑Fatihah, surah pendek, dan seterusnya.
Berikut tata cara lengkap sholat Idul Adha beserta bacaan yang harus diikuti. Setiap langkah disertai dengan contoh bacaan yang tepat.
-
Membaca Niat Sholat Idul Adha
- Sendiri – أُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى “Ushalli sunnatan li Idil Adha rak'atayni adā'an lillāhi ta'ālā.” Artinya: *Aku berniat salat sunah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala.*
- Berjamaah (Makmum) – أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَــــالَى “Usholli rak'ataini sunnatan ai'idil Adha ma'muman lillahi ta'ala.” Artinya: *Aku berniat salat sunah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta'ala.*
- Berjamaah (Imam) – أُصَلِي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــالَى “Usholli rak'ataini sunnatan ai'idil Adha imaman lillahi ta'ala.” Artinya: *Aku berniat salat sunah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah ta'ala.*
-
Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah
- Takbiratul ihram: اللَّهُ أَكْبَرُ – “Allahu akbar.”
- Doa iftitah: اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا “Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa'ashiilaa.” Artinya: *Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.*
-
Takbir Tujuh Kali pada Rakaat Pertama, Lima Kali pada Rakaat Kedua
- Setelah doa iftitah, bacaan takbir: سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَر “Subhana allahi wal hamdu lillahi walaa ilaha illa allah, wallahu akbar.” Artinya: *Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.*
-
Membaca Surah Al‑Fatihah dan Surah Pendek
- Surah Al‑Fatihah:
- بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ – “bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.”
- الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ – “al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn.”
- الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ – “ar-raḥmānir-raḥīm.”
- مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ – “māliki yaumid-dīn.”
- إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ – “iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn.”
- إِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ – “ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm.”
- صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ – “ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍūbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn.”
- Setelah Al‑Fatihah, bacaan surah pendek. Rasulullah SAW biasanya membaca Surah Qaf dan Surah Al‑Qamar. Surah Qaf: قَافٌ. Surah Al‑Qamar: الْقَمَرُ.
-
Rukuk dengan Tumakninah
- Subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaha illallâh, wallâhu akbar, wa lâ haula walâ quwwata illâ billâhil 'aliyyil azhîm.
- Subhaana robbiyal 'adziimi wabihamdih (3 kali) – “Maha Suci Tuhan yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.”
-
Iktidal dengan Tumakninah
- Robbana walakal hamdu, hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fiih – “Wahai Rabb kami, bagi-Mu segala puji, aku memuji-Mu dengan pujian yang banyak, yang baik dan penuh dengan berkah.”
-
Sujud dengan Tumakninah
- Subhaana rabbiyal 'alaa wa bihamdih (3 kali) – “Maha suci Rabb-ku yang Maha Tinggi dan memujilah aku kepada-Nya.”
-
Duduk di Antara Dua Sujud dan Sujud Kembali
- Robbighfirlii warhmanii, wajburnii, warfa'nii, warzuqnii, wahdinii – “Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku.”
-
Bangkit dari Sujud dan Takbir Lima Kali pada Rakaat Kedua
- Takbir: سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَر – “Subhana allahi wal hamdu lillahi walaa ilaha illa allah, wallahu akbar.”
-
Ulangi Gerakan yang Sama seperti pada Rakaat Pertama
- Mulai dari membaca Surah Al‑Fatihah, bacaan surah pendek, rukuk, iktidal, sujud, duduk, sujud kembali, dan bangkit.
-
Bacaan Tahiyat Akhir
- التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنْ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍوَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ , اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
- Artinya: *Ya Allah, limpahi lah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahi lah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkau lah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia di seluruh alam.*
-
Mengucapkan Salam
- Assalaamu'alaikum wa rohmatullah – “Salam sejahtera dan rahmat Allah.”
- Ketika mengucapkan salam, hadapkan wajah ke arah kanan (wajib). Kemudian, ucapkan salam sekali lagi sembari mengarahkan wajah ke arah kiri (sunah).
Dengan mengikuti langkah‑langkah di atas, sholat Idul Adha dapat dilaksanakan sesuai sunnah. Bacaan takbir, doa, dan rukun salat disusun secara teratur sehingga jamaah dapat menunaikan sholat dengan penuh khusyuk. Praktik ini tidak hanya memenuhi kewajiban ibadah, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di antara umat Muslim pada hari raya yang penuh makna.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026