Taman Gajah Mada Medan Jadi Spot Kuliner dan Olahraga
Gambar atau konten salah?
Taman Gajah Mada Medan menjadi tempat favorit warga kota. Setiap hari, orang datang untuk berolahraga, bersantai, atau sekadar menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga. Karena aktivitasnya yang tinggi, kawasan ini hampir tidak pernah sepi.
Di sisi lain, taman ini juga menjadi pusat kuliner kaki lima. Penjual menawarkan berbagai pilihan, mulai dari minuman segar seperti jus buah dan es, hingga makanan khas seperti mie balap, gorengan, sate, dan camilan ringan. Semua ini disajikan dengan harga yang bersahabat, sehingga cocok bagi siapa saja yang ingin mengisi energi setelah beraktivitas.
“Kalau malam udaranya lebih adem, suasananya juga lebih ramai, jadi enak buat santai. Setelah jalan-jalan bisa langsung cari makan di sekitar kawasan ini,” Rani mengungkapkan. Ia menekankan kenyamanan dan variasi makanan yang membuatnya sering singgah di taman ini. Rani berbicara pada Selasa, (28 April 2026).
Pengunjung lain, Dedi, menilai bahwa variasi makanan di kawasan tersebut cukup lengkap dan harganya terjangkau. Ia berkata, “Mulai dari jajanan ringan sampai makanan berat ada semua. Harganya juga masih terjangkau, cocok untuk siapa saja dari semua kalangan, makanya saya dan teman-teman sering nongkrong disini.”
Sementara itu, Siti, salah satu pedagang sate, mengaku peningkatan jumlah pengunjung berdampak positif pada penghasilannya. Ia menjelaskan, “Biasanya ramai saat malam atau akhir pekan. Banyak yang selesai olahraga atau nongkrong, lalu mampir beli sate.”
Identitas Kota Medan sebagai pusat kuliner kaki lima dengan cita rasa khas dan harga terjangkau tercermin jelas di sini. Kehadiran para pedagang di sekitar taman menambah daya tarik, baik bagi warga lokal maupun pendatang.
Perpaduan suasana taman yang asri dan ragam kuliner yang menggoda selera membuat kawasan ini terus diminati. Ia menjadi tempat berkumpul sekaligus destinasi berburu jajanan di tengah kota Medan.
Dengan kombinasi aktivitas fisik, sosial, dan kuliner, Taman Gajah Mada Medan tetap menjadi titik temu bagi masyarakat yang mencari hiburan sederhana namun memuaskan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran Hebat di Belawan, Puluhan Perkapalan Nelayan Terbakar
Delegasi UNDP dan Swiss Tinjau Program Hijau Siak
Juru Parkir Gagalkan Curian Rp 3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
Ginjal Rusak Diam-diam: Waspada 4 Tanda Ini pada Diabetes
PDIP Sindir Balik Golkar Soal Listrik Padam
Piala Dunia 2026: Antara Hiburan dan Jerat Judi
Berita Terbaru
Pemadaman Listrik Rugikan Komunikator Hewan
Penambang Pasir di Lumajang Terluka 80 Persen Akibat Letusan Sekunder Semeru
Transmart Diskon Mesin Cuci Sharp Rp 4 Juta, Hemat Rp 2 Juta
Dokter Bantah Mitos: Wortel Tak Bisa Sembuhkan Mata Minus
Qatar Gagal Lagi di Piala Dunia 2026, Masih Nihil Kemenangan
Turis China Dirampok Bersenjata di Mexico City
Cedera Hamstring Raphinha, Brasil Khawatir di Piala Dunia
Dokter Bantah Mitos Mata Kedutan, Sebut Penyebabnya Karena Lelah