Taman Sari Penuh Pengunjung, Pesona Romantis Tetap Memikat
Gambar atau konten salah?
Taman Sari, yang terletak di Yogyakarta, tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Jogja. Baik wisatawan asing maupun domestik, semua terkesan dengan keindahan taman ini.
Nama Taman Sari sendiri berarti “taman yang indah”. Didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1757, taman ini menampilkan gaya arsitektur yang memadukan unsur Jawa dan Portugis. Kolam air utamanya menambah nuansa romantis, seolah‑olah memancarkan keajaiban.
Di akhir pekan panjang ini, pada Kamis (28 Juni 2026), Taman Sari dipenuhi pengunjung. Mobil-mobil dari luar daerah, mulai dari Bandung, Banten, Jakarta, hingga Surabaya, menanti di area parkir. Seorang peneliti mengamati situasi ini dan berbicara dengan beberapa pemandu wisata yang berada di sana.
Pemandu tersebut mengakui bahwa taman ini mengalami “banjir wisatawan” selama liburan panjang. Mereka membantu pengunjung, baik domestik maupun internasional, menjelajahi kompleks Taman Sari dan reruntuhannya.
Rahman, seorang ayah berusia 39 tahun, sedang berlibur bersama istri dan dua anaknya. Ia mengaku terbantu dengan jasa pemandu. “Senang, pertama kali ke sini, bisa foto‑foto,” ucapnya sambil menenteng kamera DSLR. Ia terus mengabadikan momen bersama keluarga di setiap sudut taman.
Selain pengunjung dari luar daerah, banyak orang yang merantau dan bekerja di Yogyakarta juga memanfaatkan kesempatan ini. Ida, 25 tahun, sudah dua kali mengunjungi situs pemandian ini. Ia berkata, “Vibes‑nya kaya museum‑museum di Italia gitu. Kalau pertama kali kayanya pasti bingung, karena di tiap bangunan nggak ada penjelasan gitu. Baiknya pakai pemandu.”
Pemandu biasanya berada di setiap sudut situs dan siap membantu. Untuk tarifnya, tidak perlu khawatir karena dapat dinegosiasikan. Hal ini memastikan liburan tidak sekadar foto‑foto tanpa informasi mendalam tentang keanggunan dan kemewahan taman pada masa lalu.
Taman Sari dibuka mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Puncak keramaian biasanya terjadi pada pukul 10.00, seperti hari ini. Dari sudut pandang para pemandu, waktu terbaik untuk berfoto puas adalah pukul 09.00, saat pintu dibuka, karena semakin siang akan semakin padat.
Menurut observasi, jam makan siang menjadi periode paling padat. Wisatawan sering antre hanya untuk mengambil foto di spot kolam tertentu.
Tiket masuk ke taman ini dikenakan biaya Rp 15.000 per orang. Pengunjung dapat membayar dengan uang tunai atau menggunakan QRIS. Setelah membeli tiket, siapkan gaya terbaikmu dan jelajahi keindahan Taman Sari yang membawa nostalgia ke era romantis taman raja di masa lalu.
Dengan arsitektur yang memukau, sejarah yang kaya, dan suasana romantis, Taman Sari tetap menjadi destinasi yang menarik bagi siapa saja yang ingin merasakan pesona Yogyakarta.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
10 Destinasi Wisata di Jakarta yang Mudah Dijangkau Naik KRL
Gua Donan Pangandaran Sepi, Tiket Gratis pun Tak Laku
7 Destinasi Dingin Jawa Tengah Selain Dieng
Pantai Lakban: Wisata dan Sejarah Tambang Belanda
Malaysia Pilihan Utama Short Getaway Warga RI
Promo Tiket Trans Studio Cibubur, Seru Sebelum Sekolah
Berita Terbaru
Tambang Ilegal Ancam Status UNESCO Geopark Merangin
Kapolda Babel Pimpin Sertijab, Ada Kapolres Wanita Pertama
SJB Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Togar ke Empat Media
5 Contoh RAB Lomba 17 Agustus Siap Pakai
Khofifah Lantik Enam Pejatan Eselon II Pemprov Jatim
Iraola Janjikan Liverpool yang Lebih Hidup
Rabiot: Jangan Fokus Hanya ke Yamal
Beavers Tournament 2026: 1.433 Pemain Bertarung
Gemini Jadi Teman Belajar, Bukan Mesin Jawaban Instan