Tanah Lot Tunda Kenaikan Tarif Masuk dan Parkir 2026
Gambar atau konten salah?
Di tengah ketidakpastian global, pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali memutuskan menunda kenaikan tarif masuk dan parkir. Rencana peningkatan yang semula dijadwalkan pada April 2026 kini ditunda.
Tarif masuk tetap seperti sebelumnya. Untuk wisatawan domestik, anak-anak dikenai Rp 20.000 dan dewasa Rp 30.000. Sementara itu, wisatawan mancanegara dibebankan Rp 40.000 untuk anak-anak dan Rp 75.000 untuk dewasa.
Tarif parkir juga tidak berubah. Berikut rincian biaya:
- Sepeda motor: Rp 3.000
- Roda empat: Rp 5.000
- Roda enam (bus dan truk): Rp 10.000
Menurut Kepala Divisi Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot, Sementara ditunda. Tarif masuk nanti masih sama seperti sebelumnya, ujar Sanjaya saat dikonfirmasi Minggu, 29 Maret 2026.
Sanjaya menegaskan bahwa penundaan ini dipertimbangkan mengingat situasi konflik di Timur Tengah yang masih bergejolak. Ia menyebut konflik tersebut sebagai faktor yang mempengaruhi keputusan perjalanan wisatawan dari kawasan tersebut.
Ia juga mengakui bahwa kunjungan wisatawan asing dari kawasan Timur Tengah menurun selama momen libur Idul Fitri 2026. Menurutnya, penurunan tersebut dipicu perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, DTW Tanah Lot memilih untuk menjaga tarif tetap agar tetap terjangkau bagi pengunjung, sekaligus menunggu kondisi global menjadi lebih stabil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
