Terminal Sarongan 50% Selesai, BSI Dukung Pembangunan
Gambar atau konten salah?
Terminal Desa Sarongan di Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, sedang dalam proses renovasi. Pembangunan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Saat ini, proyek telah mencapai setengahnya, yakni 50 persen dari total pekerjaan.
Proses perbaikan dimulai dengan penggantian paving, menggantikan lapisan aspal tua yang sudah tidak layak. Kepala Dusun Krajan, Suyono, menegaskan bahwa proyek ini berjalan berkat dukungan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari PT BSI. Ia mengatakan, “Proses pengerjaan dilakukan di bawah pengelolaan Pemerintah Desa Sarongan,” Selasa, 14 April 2026.
Menurut Suyono, kondisi terminal sebelum renovasi sangat memprihatinkan. Ia menjelaskan, “Pembangunan sudah 50 persen, masih tahap pemasangan paving. Kondisi sebelumnya memang parah, sejak desa ini berdiri belum ada pengaspalan lagi, jadi rusak dan tidak layak,” ungkapnya.
Selain memperbaiki infrastruktur, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi bagi warga. Suyono menambahkan, “Untuk pengerjaannya ada sekitar enam orang, semuanya warga lokal. Ini sekaligus memberdayakan masyarakat kami,” tambahnya. Pekerjaan ini memberi kesempatan kerja bagi penduduk setempat dan meningkatkan pendapatan mereka.
Proyek ini dimulai seminggu yang lalu dan diperkirakan selesai dalam waktu dekat. Suyono menyatakan, “Targetnya satu minggu lagi selesai. Harapannya setelah selesai ya semakin baik, masyarakat yang menggunakan jadi lebih nyaman, tidak seperti sebelumnya yang becek dan berbatu,” tandasnya.
PT BSI adalah perusahaan tambang emas yang beroperasi di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Perusahaan ini merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk dan telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Operasionalnya mencakup beberapa desa di Kecamatan Pesanggaran, termasuk Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo, dan Pesanggaran.
Program PPM yang dijalankan PT BSI meliputi delapan bidang: pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan kelembagaan komunitas, dan pembangunan infrastruktur. Program ini bertujuan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat setempat.
Dengan terminal yang kini lebih rapi dan aman, diharapkan pengguna jasa transportasi akan merasakan kenyamanan yang lebih baik. Peningkatan infrastruktur ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung distribusi logistik kebutuhan sehari‑harian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sekretaris Dinas Bangkalan Tewas Misterius di Mobil Dinas Bandara
Antrean Truk BBM di Pasuruan, Kemacetan Parah di Pantura
Matchday 2 Piala Dunia 2026 Rampung, 7 Tim Lolos ke 32 Besar
Tiga Pemuda Tewas di Baron, Polisi Pastikan Kecelakaan Murni
Truk Pertamina Ditahan Dua Hari di SPBU Banyuwangi
Harapan Hidup Banyuwangi Naik, Lansia Dilibatkan Rancang Kebijakan
Berita Terbaru
Yamaha Fazzio Hybrid: Dari Kanvas Kreatif hingga Motor Fungsional
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
