Terminal Sarongan Baru Siap Naikkan Mobilitas Masyarakat
Gambar atau konten salah?
Terminal Desa Sarongan di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, kini tampil wajah baru setelah proses pembangunan selesai. Fasilitas transportasi di ujung selatan Banyuwangi kini lebih layak dan representatif, serta siap memberikan kenyamanan yang lebih optimal bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Proyek ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bumi Suksesindo (PT BSI), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk. Perusahaan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 228.896.000 untuk pembenahan fasilitas tersebut.
Pengelolaan anggaran dilakukan oleh Pemerintah Desa Sarongan. Pembangunan terminal ini diketahui telah selesai sepenuhnya pada 24 April 2026.
Kepala Dusun (Kadus) Krajan, Desa Sarongan, Suyono menyampaikan rasa syukur atas selesainya proyek tersebut. Ia berkata, "Kualitas pekerjaan sangat baik, hasilnya rapi dan berkualitas. Kini jauh lebih nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari oleh masyarakat," pada 28 April 2026.
Ia juga menyoroti dampak ekonomi yang sudah mulai terasa. Ia menambahkan, "Dampaknya sudah mulai terasa. Aktivitas di terminal jadi lebih lancar, dan ini tentu akan mendorong perputaran ekonomi warga ke depan menjadi lebih baik lagi,".
Warga sekitar dilibatkan sebagai tenaga kerja, sehingga turut memberikan manfaat ekonomi tambahan. Pembangunan terminal ini menjadi wujud sinergi antara pelaku investasi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pengembangan infrastruktur di wilayah pelosok Banyuwangi.
Terminal Desa Sarongan memiliki peran penting sebagai pusat mobilitas warga. Terminal tersebut menjadi titik utama bagi bus Damri Perintis rute Sarongan-Banyuwangi kota, sekaligus jalur distribusi logistik untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat setempat.
Ia menutup dengan harapan, "Dulu yang mungkin enggan ke terminal, semoga setelah bagus ini warga tertarik kembali. Baik penumpang maupun pedagang bisa lebih nyaman beraktivitas di sini,".
Wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012. Perusahaan tersebut juga telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020.
Melalui program PPM, PT BSI menjalankan delapan program utama yang mencakup bidang:
- Pendidikan
- Kesehatan
- Tingkat pendapatan riil atau pekerjaan
- Kemandirian ekonomi
- Sosial budaya
- Lingkungan
- Pembentukan lembaga komunitas
- Infrastruktur
Dengan fasilitas yang kini lebih layak dan tertata, masyarakat diharapkan kembali antusias untuk memanfaatkan dan meramaikan terminal. Pembangunan ini menandai langkah konkret dalam meningkatkan mobilitas dan ekonomi lokal di Banyuwangi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai