Terowongan MRT Jakarta fase 2A rampung, tembus Stasiun Mangga Besar

Dedi S. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Terowongan MRT Jakarta fase 2A rampung, tembus Stasiun Mangga Besar

Gambar atau konten salah?

Terowongan MRT Jakarta yang melaju ke arah utara, menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta sampai Stasiun Kota, sudah rampung dibangun. PT MRT Jakarta (Perseroda) mengumumkan kabar ini melalui akun Instagram resmi mereka, @mrtjkt.

Titik akhir pembangunan ditandai dengan momen breakthrough. Saat itu, mesin bor terowongan 1 (tunnel boring machine 1) berhasil mencapai ujung penggalian dan menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar. MRT Jakarta menulis di Instagram pada Senin, 13 Juli 2026, bahwa dengan pencapaian ini, terowongan arah utara sepanjang kurang lebih 5,8 kilometer kini sudah menghubungkan fase 1 dan fase 2A jalur utara selatan MRT Jakarta.

Mesin bor terowongan 1 CP202 bekerja membangun terowongan antara Stasiun Harmoni dan Sawah Besar sepanjang sekitar 396 meter. Mesin yang sama juga mengerjakan terowongan penghubung Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Mangga Besar sepanjang 800 meter. Untuk menghubungkan kedua stasiun itu, mesin dengan diameter sekitar enam meter ini melakukan crossing di bawah kanal yang terletak di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.

Secara total, MRT Jakarta dan tim kontraktor menggunakan tiga mesin bor terowongan untuk membangun terowongan arah utara pada fase 2A jalur utara selatan. Setiap mesin membangun sesuai paket kontraknya masing-masing. CP201 bertugas dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menuju Harmoni. CP202 dari Harmoni menuju Mangga Besar. Sementara CP203 mengerjakan dari Mangga Besar menuju Kota.

Pada titik breakthrough di sisi selatan Stasiun Mangga Besar, terowongan arah utara berada di kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah. MRT Jakarta menyebutkan, ini menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia, bersama dengan terowongan di Stasiun Sawah Besar. Mereka menyebutnya sebagai sebuah milestone dalam konstruksi sipil di Indonesia.

Saat ini, tim konstruksi MRT Jakarta dan kontraktor sedang menyelesaikan pembangunan terowongan arah selatan dari Kota menuju Bundaran HI. Targetnya, pada kuartal keempat tahun 2026, seluruh terowongan fase 2A jalur utara selatan selesai dibangun. Per 25 Juni 2026, perkembangan pembangunan fase 2A sudah mencapai 61,8%.

MRT Jakarta menargetkan penyelesaian dan operasional fase 2A jalur utara selatan pada akhir 2027 untuk segmen 1, yaitu Bundaran HI-Monas. Sementara untuk segmen 2 hingga Kota, ditargetkan selesai pada akhir 2029.

Proyek ini menunjukkan bagaimana pembangunan infrastruktur bawah tanah di Indonesia terus berlanjut. Dengan kedalaman mencapai 28 meter, terowongan ini menjadi salah satu yang terdalam, menandai kemajuan dalam teknik konstruksi sipil di dalam negeri. Target penyelesaian bertahap hingga 2029 menunjukkan skala besar dari proyek perpanjangan jalur MRT ini.

terowongan MRT Jakartafase 2Abreakthroughmesin bor terowonganterowongan terdalaminfrastruktur bawah tanahtarget penyelesaian

Komentar

Memuat komentar...