Tiga Kebiasaan Makan Ini Bikin Stres Makin Parah
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Hidup di kota besar seringkali membuat stres terasa seperti teman yang tidak pernah pergi. Tapi, tahukah Anda? Mungkin saja apa yang Anda makan setiap hari ikut berperan dalam membuat suasana hati semakin buruk. Seorang ahli gizi, Rujuta Diwekar, menyebutkan bahwa ada beberapa kebiasaan makan yang justru bisa memperparah stres yang sudah ada.
Stres sebenarnya adalah reaksi normal tubuh. Namun, jika sudah berlangsung lama dan menjadi kronis, dampaknya bisa serius. Stres kronis dapat menggerogoti daya tahan tubuh dan membuat Anda lebih mudah sakit. Salah satu pemicunya adalah peningkatan hormon kortisol yang terus-menerus. Nah, pola makan yang salah ternyata bisa ikut menaikkan kadar kortisol ini.
Diwekar menjelaskan, ada tiga pola makan yang sebaiknya dihindari jika Anda tidak ingin stres semakin menjadi-jadi. Pertama, diet rendah karbohidrat. Banyak orang memotong nasi atau sumber karbohidrat lain demi menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, cara ini justru bisa menjadi bumerang. "Saat kita berhenti mengonsumsi nutrisi yang seimbang, kadar GABA—neurotransmitter yang berfungsi menekan stres—juga ikut menurun," kata Diwekar. Jadi, alih-alih mengurangi karbohidrat total, lebih baik kontrol asupan gula dan makanan manis berlebihan.
Kedua, melewatkan sarapan. Sarapan sering dianggap sepele, padahal fungsinya besar. Melewatkan sarapan bisa membuat kadar kortisol melonjak secara alami. Diwekar menambahkan, ritme asupan nutrisi harian Anda akan kacau jika tidak sarapan. Akibatnya, stres bisa terasa lebih berat dari biasanya.
Ketiga, tidak makan buah. Banyak orang menghindari buah seperti pisang dan mangga karena khawatir dengan kandungan gulanya. Padahal, buah-buahan ini justru kaya akan prebiotik. Prebiotik baik untuk kesehatan usus dan pencernaan. Diwekar menyebut, usus yang sehat bisa membantu memperbaiki kondisi stres. Selain itu, buah juga mengandung antioksidan dan polifenol. Zat-zat ini penting untuk menjaga imunitas tubuh, serta membuat kulit dan rambut lebih sehat.
Intinya, stres bukan cuma soal pikiran. Apa yang Anda masukkan ke dalam tubuh setiap hari juga ikut menentukan. Tiga kebiasaan di atas—diet rendah karbohidrat, tidak sarapan, dan menghindari buah—bisa menjadi sumber stres yang tidak Anda sadari. Mengubah pola makan mungkin bukan solusi instan, tapi setidaknya Anda tidak menambah beban pada tubuh yang sudah lelah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
