Timnas Indonesia Hadapi Australia di AFF 2026, 08 April
Gambar atau konten salah?
Timnas Indonesia akan bertanding melawan Timnas Australia di Piala AFF 2026. Pertandingan ini akan berlangsung pada 08 April 2026 di Nonthaburi Gymnasium, Thailand.
Semalam, pada 07 April 2026, Indonesia berhasil mengalahkan Timnas Malaysia dengan skor 1‑0. Kemenangan tersebut membawa Timnas Indonesia secara resmi ke babak penentuan, di mana mereka akan memperebutkan gelar juara melawan Australia.
Di klasemen Grup B, Australia masih memimpin dengan selisih gol +13, sementara Indonesia berada di posisi kedua dengan +8. Seluruh perhitungan ini menegaskan pentingnya laga hari ini sebagai penentu siapa yang akan keluar sebagai juara Grup B.
Berikut detail jadwal lengkap:
• Tanggal: 08 April 2026
• Waktu: 12.30 WIB
• Tempat: Nonthaburi Gymnasium, Thailand
• Siaran Langsung: MNCTV
• Streaming: Vision+, RCTI+
Bagi pecinta futsal tanah air, pertandingan ini tidak boleh dilewatkan. Saksikan langsung dan berikan dukungan terbaik bagi Timnas Indonesia.
Perlombaan ini menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk menutup grup dengan kemenangan atas Australia, menegaskan posisi mereka di klasemen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
