Timnas Panjat Tebing Indonesia Raih Perak di Madrid
Gambar atau konten salah?
Timnas Panjat Tebing Indonesia menorehkan medali perak di World Climbing Series yang digelar di Madrid, Spanyol pada 31 Mei 2024. Medali tersebut dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi di nomor speed putra.
Robby menorehkan catatan waktu 4,81 detik di final, hanya kalah sedikit dari Shouhong Chu dari China yang meraih emas dengan waktu 4,75 detik. Ini menjadi kali pertama Robby naik podium di ajang World Climbing Series. Selain perak, ia juga memecahkan catatan waktu terbaik dengan 4,72 detik saat semifinal, mengalahkan Zach Hammer dari Amerika Serikat. Hammer kemudian kalah dari Jie Yang China dalam perebutan medali perunggu.
Di nomor speed putra, atlet lain tidak bernasib sebaik Robby. Veddriq Leonardo gagal masuk perempat final setelah jatuh saat menghadapi Matteo Zurloni Italia. Raharjati Nursamsa terhenti di perempat final karena jatuh, kalah dari Jie Yang.
Nomor speed putri juga tidak menampilkan hasil yang memuaskan. Berthdigna Devi Surya Kusuma dan Desak Made Rita Kusuma Dewi tumbang di 16 besar. Rajiah Sallsabillah terhenti di perempat final setelah kalah dari Emma Hunt Amerika Serikat.
Secara keseluruhan, capaian Tim Panjat Tebing Indonesia di Madrid lebih baik dibandingkan seri sebelumnya di Wujiang. Di Wujiang, tim Garuda hanya membawa pulang perunggu yang diraih Desak Made di disiplin speed putri.
Pelatih Speed Galar Pandu Asmoro mengaku cukup senang dengan hasil yang ditorehkan tim putra di Madrid. Meski begitu, evaluasi akan tetap dilakukan setelah gelaran World Climbing Series. "Dari Wujiang dan Madrid kami terus melakukan evaluasi, mana saja yang akan diperbaiki. Setelah pulang nanti, kami akan menyusun program-program untuk mengatasi kekurangan-kekurangan tim kami," ungkapnya.
Dengan perak pertama di World Climbing Series, Indonesia menunjukkan peningkatan performa di arena internasional. Performa Robby dan tim menandai langkah maju, sekaligus menyoroti perlunya evaluasi dan program pengembangan lebih lanjut untuk mencapai hasil yang lebih konsisten di kompetisi mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
