Tips Gizi Akademisi: Rencanakan Porsi Lebaran Aman
Gambar atau konten salah?
Di Surabaya, hidangan khas Lebaran seperti opor, rendang, ketupat, dan kue kering selalu dinanti. Banyak orang menikmati makanan ini setelah puasa Ramadan berlangsung sebulan. Namun, hidangan tersebut mengandung kalori, lemak, dan gula tinggi, sehingga perlu dikonsumsi dengan bijak.
Dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair, Lailatul Muniroh, memberikan beberapa saran agar tetap dapat menikmati hidangan Lebaran tanpa merusak kesehatan.
Prinsip “Isi Piringku” menjadi dasar bagi konsumsi aman. Prinsip ini menekankan keseimbangan karbohidrat, protein, sayur, buah, dan cairan dalam satu kali makan.
Karbohidrat bisa berasal dari ketupat atau nasi. Protein diperoleh dari daging, ayam, atau telur. Sayur dan buah penting untuk serat, vitamin, dan mineral. Masyarakat sering terlalu fokus pada makanan bersantan dan kue manis, sehingga konsumsi sayur dan buah berkurang. Kedua jenis makanan ini membantu pencernaan dan menjaga keseimbangan gizi.
Risiko terjadinya berlebihan konsumsi mencakup kenaikan berat badan, kolesterol tinggi, gangguan pencernaan, dan lonjakan gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Kue kering yang tinggi gula juga menambah kalori tanpa memberikan rasa kenyang.
Untuk tetap sehat, Lailatul menyarankan:
- Makan hidangan utama terlebih dahulu sebelum mencicipi kue kering.
- Perbanyak sayur dan buah.
- Batasi makanan bersantan dan berlemak.
- Pastikan cukup minum air putih.
- Hindari makan berlebihan saat berkunjung ke rumah lain.
Menikmati hidangan Lebaran diperbolehkan, namun penting menjaga keseimbangan dan tidak berlebihan. Silaturahmi jalan, hidup sehat harus.
20 Maret 2026
Ringkasan: Lailatul Muniroh menekankan pentingnya prinsip “Isi Piringku” agar makanan Lebaran tetap seimbang. Dengan memprioritaskan karbohidrat, protein, sayur, buah, dan cairan, serta mengurangi konsumsi kue kering dan makanan bersantan, masyarakat dapat menikmati hidangan Lebaran tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
