TKA SD 20–30 April, Susulan di Maluku Utara Menjelang Mei
Gambar atau konten salah?
Pelaksanaan utama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan sederajat dimulai pada Senin, 20 April 2026. Pada hari yang sama, beberapa daerah di Maluku Utara akan mengadakan TKA susulan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengumumkan hal tersebut setelah meluncurkan Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di SMPN 16 Jakarta, Jakarta Selatan. Ia menegaskan bahwa “laporan sementara yang kami terima alhamdulillah semua berjalan lancar, hanya memang ada sempat beberapa daerah di Maluku Utara yang meminta untuk nanti ada penyelenggaraan susulan karena masih ada gempa bumi yang memang membuat anak-anak merasa kurang aman.”
Mu'ti menambahkan bahwa daerah dengan kendala serupa dapat dijadwalkan TKA susulan. Ia menekankan bahwa siswa tidak akan menjalani TKA dua kali, melainkan akan dipindahkan jadwal setelah lingkungan menjadi kondusif. “Karena itu, mereka yang sekarang masih belum dapat mengikuti karena berbagai alasan termasuk tadi, misalnya ada gempa bumi susulan, kita jadwalkan dengan ujian susulan. Bukan ujian ulang ya, tapi ujian susulan. Jadi nanti mereka kita sudah data semuanya. Dan ketika situasinya sudah aman mereka bisa melaksanakan TKA sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat beberapa kejadian gempa bumi tektonik di Maluku Utara pada awal April 2026. Gempa dirasakan di Ternate, Kecamatan Ibu, Manado, Gorontalo, Boalemo, dan Pohuwatu.
Berikut jadwal TKA SD, MI, dan sederajat 2026:
- Pelaksanaan TKA SD: 20–30 April 2026
- Pelaksanaan TKA susulan SD: 11–17 Mei 2026
- Pengolahan hasil TKA SD: 18–23 Mei 2026
- Pengumuman hasil TKA SD: 24 Mei 2026
Setiap sesi TKA SD terdiri dari dua hari. Pada hari pertama, siswa akan mengikuti latihan 10 menit, ujian Matematika dan Numerasi selama 75 menit, dan survei karakter selama 20 menit. Pada hari kedua, latihan 10 menit diikuti oleh ujian Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca (SD) atau Bahasa Indonesia dan Literasi (SMP) selama 75 menit, serta survei lingkungan belajar selama 20 menit.
Jadwal sesi per hari disesuaikan dengan zona waktu. Sesi 1 dimulai pukul 07.00–08.45 WIB, 08.00–09.45 WITA, atau 09.00–10.45 WIT. Sesi 2 berlangsung pukul 09.15–11.00 WIB, 10.15–12.00 WITA, atau 11.15–13.00 WIT. Sesi 3 dijadwalkan pukul 11.30–13.15 WIB, 12.30–14.15 WITA, atau 13.30–15.15 WIT. Sesi 4 dimulai pukul 13.45–15.30 WIB, 14.45–16.30 WITA, atau 15.45–17.30 WIT.
Dengan adanya TKA susulan, pemerintah memastikan semua siswa tetap memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan akademik mereka tanpa mengganggu proses belajar akibat bencana alam. Kesiapan data dan penjadwalan ulang menandakan komitmen terhadap kelancaran pendidikan di tengah kondisi yang tidak menentu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz