TNBTS Tutup Akses 30 Mei‑2 Juni, Ranu Regulo Tetap Ramai

Rini S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
TNBTS Tutup Akses 30 Mei‑2 Juni, Ranu Regulo Tetap Ramai

Gambar atau konten salah?

Malang – Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup aksesnya mulai 30 Mei hingga 2 Juni karena upacara adat Yadnya Kasada. Meski begitu, danau Ranu Regulo di kawasan TNBTS tetap menjadi tempat yang ramai dikunjungi.

Menurut Ketua Tim Data Evaluasi dan Pelaporan Balai Besar TNBTS, Hendra Wisantara, selama periode libur Idul Adha hingga Waisak pada 27‑31 Mei 2026, ada 2.316 wisatawan yang datang ke Ranu Regulo. Pada 31 Mei 2026 saja, kunjungan mencapai 875 orang, termasuk 542 dari pintu masuk Kabupaten Malang dan 333 dari pintu masuk Kabupaten Lumajang.

Data per 31 Mei 2026 pukul 20.55 WIB menunjukkan bahwa total kunjungan berasal dari dua pintu masuk. Dari sisi Kabupaten Malang, 1.362 wisatawan hadir, terbagi menjadi 737 yang hanya mengunjungi dan 625 yang berkemah. Sementara itu, pintu masuk Kabupaten Lumajang mengundang 954 pengunjung, dengan 572 melakukan kunjungan dan 382 berkemah.

Hari-hari sebelumnya juga mencatat angka kunjungan yang signifikan. Pada 27 Mei 2026, 335 orang datang; 28 Mei, 327 orang; 29 Mei, 260 orang; dan 30 Mei, 519 orang.

Hendra menegaskan bahwa meski TNBTS menutup sebagian area, keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas. “Kami bekerja sama mendirikan posko khusus pengunjung Ranu Regulo yang lokasinya berada di Ranu Pani,” ujarnya. Ia juga mengimbau semua wisatawan, baik yang hanya berkunjung maupun yang berkemah, untuk mematuhi aturan keselamatan di kawasan TNBTS.

Ranu Regulo adalah danau vulkanik eksotis yang terletak pada ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut. Danau ini menjadi bagian penting dari kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. Harga tiket masuk bagi wisatawan domestik adalah Rp24.000 pada hari kerja dan Rp34.000 pada akhir pekan atau hari libur.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit dari area parkir, pengunjung disambut oleh hamparan air jernih berwarna biru kehijauan, dikelilingi perbukitan hijau subur dan pohon pinus tinggi. Pemandangan ini semakin memukau pada pagi hari ketika kabut tebal perlahan turun, menutupi permukaan air dan menciptakan suasana sunyi, sejuk, dan damai. Kondisi ini sangat dicari oleh para pencinta berkemah.

Walaupun TNBTS menutup sebagian area untuk upacara adat, Ranu Regulo tetap menjadi titik fokus bagi wisatawan. Kegiatan berkemah di sini tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi juga pengalaman yang mendekatkan manusia dengan alam. Posko di Ranu Pani membantu menjaga keamanan dan memberikan informasi penting kepada pengunjung.

Keselamatan tetap menjadi fokus utama. Pengunjung diingatkan untuk mengikuti setiap aturan yang berlaku di kawasan TNBTS. Dengan demikian, kunjungan ke Ranu Regulo dapat berlangsung aman dan menyenangkan bagi semua.

Taman Nasional Bromo Tengger SemeruRanu ReguloYadnya Kasadakunjungan wisatawanposko pengunjungkeamanan wisatawanpintu masuk Malang

Komentar

Memuat komentar...