Tol Trans Sumatera Parah: Lebaran 257.546 Kendaraan
Gambar atau konten salah?
Ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mengalami kemacetan parah akibat arus balik Lebaran. Kendaraan pemudik menumpuk di semua titik tol, membuat perjalanan menjadi sangat lambat.
Menurut Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani, total kendaraan harian di ruas tol yang sudah beroperasi pada 23 Maret 2026 mencapai 257.546 unit, naik 184,20% dibandingkan trafik normal.
Angka tersebut lebih tinggi dibanding 22 Maret 2026 yang mencatat 247.862 kendaraan dan 21 Maret 2026 yang hanya 160.846 kendaraan.
Di Sumatera Utara, tol Indrapura‑Kisaran melintasi 28.279 kendaraan, meningkat 218,74% dari trafik normal.
Selanjutnya, tol Kuala Tanjung‑Tebing Tinggi‑Parapat (Kuala Tanjung‑Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (HMW) mencatat 57.792 kendaraan, naik 258,07% dibandingkan kondisi biasa.
Di wilayah Binjai‑Langsa, tol Binjai‑Pangkalan Brandan melintasi 23.809 kendaraan, meningkat 200,66% dari trafik normal.
Di luar Sumut, tol Terbanggi Besar‑Kayu Agung (Terpeka) melintasi 28.346 kendaraan, naik 129,62% dibandingkan trafik normal.
Terakhir, tol Palembang‑Indralaya‑Prabumulih (Palindra & Indraprabu) mencatat 34.199 kendaraan, meningkat 171,90% dibandingkan trafik normal.
"Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk," pungkas Hamdani.
Data ini menunjukkan betapa tinggi volume kendaraan selama periode Lebaran, menuntut perhatian lebih pada pengelolaan lalu lintas dan keselamatan di jalan tol.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi