Trans Jatim 7 Dialihkan 26 Mei, Kirab Pataka Lamongan
Gambar atau konten salah?
Trans Jatim Koridor 7 akan dialihkan sementara pada 26 Mei 2026 karena pelaksanaan Kirab Pataka Hari Jadi Lamongan ke-457. Pengalihan mulai pukul 06.00 WIB dan berlangsung hingga seluruh rangkaian acara selesai.
Pengalihan rute ini dimaksudkan untuk menghindari jalur kirab budaya dan pasamuan agung yang menjadi agenda puncak peringatan Hari Jadi Lamongan tahun ini. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna layanan Trans Jatim, untuk menyesuaikan waktu dan rute perjalanan karena ada pengalihan arus selama kegiatan Kirab Pataka HJL ke-457 berlangsung,” kata Sugeng Widodo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan.
Dinas Perhubungan Lamongan menginformasikan bahwa rute kedatangan Trans Jatim Koridor 7 dari Terminal Paciran menuju Terminal Lamongan akan dialihkan melalui Jalan Mastrip, Jalan Pahlawan, Jalan Kalianyar, Jalan Sumargo, Jalan Veteran, dan Jalan Nasional sebelum masuk Terminal Lamongan.
Selain pengalihan rute, sejumlah rambu dan shelter Trans Jatim juga tidak dapat digunakan sementara. Shelter yang terdampak termasuk GOR, Ruko Basra, Kantor Bupati, Elresas, dan Sunan Drajat.
Kirab Pataka HJL ke-457 sendiri menjadi agenda utama peringatan Hari Jadi Lamongan. Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dari depan Gedung DPRD Lamongan dan berakhir di Pendopo Lokatantra. Kirab budaya tersebut menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya, seperti reog, barongsai, drumband, jaran jenggo, tongklek, sendratari, dan karawitan campursari.
Rute kirab akan melintasi sejumlah jalan protokol di pusat kota Lamongan, mulai dari Jalan Andansari, Jalan Andan Wangi, Jalan Sunan Drajat, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Kombespol M Duryat, Jalan Soewoko, Jalan Dr Wahidin, hingga Jalan Lamongrejo sebelum finish di Pendopo Lokatantra.
Dengan harapan, Sugeng mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran kegiatan tahunan tersebut dengan tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kirab budaya ini bukan hanya hiburan rakyat, tetapi juga momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya dan sejarah Lamongan,” pungkasnya.
Perubahan rute ini menegaskan pentingnya koordinasi antara layanan transportasi dan acara budaya. Kegiatan peringatan Hari Jadi Lamongan, yang melibatkan ribuan peserta, memerlukan penyesuaian logistik agar semua pihak dapat menikmati acara tanpa gangguan. Dengan mengikuti arahan dan menyesuaikan jadwal, masyarakat dapat turut menjaga kelancaran pergerakan dan keberhasilan acara budaya tahunan ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
