Trump Pesan McDonald’s di Gedung Putih, Berikan Tip Rp 1,7 Juta
Gambar atau konten salah?
Donald Trump memesan makanan dari McDonald’s di Gedung Putih pada 13 April 2026 dan memberikan tip sebesar Rp 1,7 juta kepada pengantar makanan.
Pengantar tersebut bernama Sharon Simmons, yang datang membawa dua kantong berisi menu favorit Trump: burger keju dan kentang goreng. Ia mengenakan kaos bertuliskan “DoorDash Grandma” dan mengaku bahwa pesanan itu memang berisi makanan yang disukai presiden.
Di saat itu, Trump berkelakar dengan mengatakan, “Ini tidak terlihat seperti setting‑an kan,” sebelum menyinggung kebijakan yang sedang ia dorong. Ia menegaskan, “Kebijakan tanpa pajak untuk tip adalah sesuatu yang istimewa. Ini sangat istimewa,” sambil mengeluarkan uang 100 USD dari sakunya untuk diberikan kepada Simmons.
Menurut pihak Gedung Putih, Trump tidak memakan seluruh pesanan sendirian. Sebagian makanan dibagikan kepada staf di West Wing. Ia dikenal memiliki kegemaran terhadap menu cepat saji, termasuk Filet‑O‑Fish, Big Mac, kentang goreng, dan milkshake cokelat.
Pengalaman Trump dengan makanan cepat saji bukan hal baru. Ia pernah menyajikan makanan tersebut kepada tamu resmi di Gedung Putih dan sempat bekerja di gerai drive‑thru McDonald’s saat kampanye.
Sharon Simmons berasal dari Arkansas dan merupakan nenek dari 10 cucu. Ia bergabung dengan DoorDash pada 2022 dan telah menyelesaikan lebih dari 14.000 pengantaran makanan. Dalam satu tahun terakhir, ia dilaporkan memperoleh sekitar 11.000 USD (Rp 188 juta) dari tip, yang digunakan untuk membantu kebutuhan keluarganya.
Aksi Trump juga terkait dengan kebijakan fiskal yang diusulkannya. Dalam rancangan tersebut, penghasilan dari tip hingga 25.000 USD (Rp 428,5 juta) bagi individu dengan pendapatan di bawah 150.000 USD (Rp 2,6 miliar) per tahun akan dibebaskan dari pajak, meskipun pajak penggajian tetap berlaku.
Inisiatif ini menjadi bagian dari agenda ekonomi yang didorong menjelang tenggat pelaporan pajak di Amerika Serikat. Dengan menyoroti tip tanpa potongan pajak, Trump berusaha menekankan nilai dukungan bagi pekerja pengantar makanan.
Peristiwa ini menyoroti hubungan antara kebijakan fiskal dan perilaku konsumen, sekaligus menampilkan cara unik presiden menggunakan momen publik untuk mempromosikan agenda ekonominya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
