Turis Badung 1,5 Jutaan di Q1 2026, Naik 16 Ribu Tahun

Sigit W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Turis Badung 1,5 Jutaan di Q1 2026, Naik 16 Ribu Tahun

Gambar atau konten salah?

Di triwulan pertama tahun 2026, lebih banyak wisatawan datang ke Badung, Bali. Data menunjukkan kunjungan mencapai 1,5 juta orang, menembus angka 1,5 juta orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pada triwulan pertama tahun 2026 ini jumlah kunjungan mencapai 1,5 juta lebih, sementara tahun lalu di periode yang sama ada di angka 1,4 juta lebih. Sesuai data statistik Provinsi Bali, ada kenaikan jumlah kunjungan sekitar 16 ribu orang lebih pada awal tahun ini,” kata Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Senin 11 Mei 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan kunjungan secara konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2024, kunjungan tercatat sebanyak 6,3 juta wisatawan, kemudian melonjak menjadi 7,1 juta pada 2025. Tahun 2026, jumlah kunjungan di awal tahun terus meningkat, menandakan tren positif yang harus dipertahankan.

“Tahun 2026 jumlah kunjungan di awal tahun tercatat terus meningkat, jadi kondisi ini benar-benar harus kita pertahankan. Kita jaga terus karena perkembangan pariwisata ini menunjang perekonomian daerah dan menarik minat para penanam modal untuk berinvestasi,” ujar Adi Arnawa.

Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan pentingnya komitmen pelaku usaha pariwisata dalam menangani sampah dan kemacetan, meski di tengah ancaman isu global. “Saya minta pelaku pariwisata ikut andil dalam pengolahan sampah karena 41 % sumber sampah itu berasal dari hotel dan restoran. Kita harus benar-benar menjaga kawasan destinasi kita dari ancaman sampah agar wisatawan tetap melirik Badung,” beber mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Badung itu.

Dinas Pariwisata Badung mulai memperluas promosi ke wilayah Badung utara melalui pengembangan desa wisata dan agrowisata. “Kita mulai kenalkan wilayah utara sebagai destinasi agrowisata dan mempromosikan kembali sejumlah desa wisata di sana. Kami membuka ruang kolaborasi seluas‑luasnya bagi semua pemangku kepentingan untuk bersinergi mendorong kemajuan sektor ini,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Badung, Anak Agung Putri Mas Agung.

Pengembangan desa wisata diproyeksikan sebagai pilar utama untuk mewujudkan pariwisata berkualitas yang berbasis pada kearifan lokal. Upaya penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta perbaikan kualitas daya tarik wisata secara berkelanjutan. “Kami percaya pariwisata berkualitas itu akarnya ada di desa sehingga desa wisata bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi kekuatan utama budaya lokal. Lewat berbagai agenda acara dan promosi, kami harap jumlah kunjungan tahun ini bisa melampaui capaian tahun‑tahun sebelumnya,” jelas Putri Mas Agung.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa pariwisata Badung tidak hanya menambah pendapatan, tetapi juga mendorong investasi dan pelestarian budaya. Dengan fokus pada kebersihan, kemacetan, dan promosi wilayah utara, Badung berupaya menjaga citra destinasi agar tetap menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Wisatawan BadungKunjungan 1,5 jutaPengelolaan sampahAgrowisataDesa wisataInvestasiPerekonomian daerah

Komentar

Memuat komentar...