Turis Ditetangkap di Hagia Sophia, Bendera Bizantium
Gambar atau konten salah?
Di Hagia Sophia pada 19 April 2026, dua turis, Mazis Michael (35 tahun) dan Kostantina Mazi (42 tahun), yang sedang berlibur, mengibarkan bendera Bizantium berwarna biru putih. Saat berada di dalam masjid, mereka menampilkan lambang tersebut, lalu berfoto bersama.
Petugas keamanan menegur mereka, namun para turis menyimpan bendera itu, mengira masalahnya selesai. Petugas kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Penangkapan dilakukan di hotel tempat mereka menginap di distrik Fatih, Istanbul. Pengadilan Istanbul memerintahkan penahanan mereka dengan tuduhan menghasut kebencian publik.
Bendera tersebut menampilkan tulisan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Turki sebagai "Bersikap Ortodoks atau Mati". Kalimat ini menambah ketegangan karena makna simbolisnya.
Insiden ini menyoroti betapa pentingnya Hagia Sophia secara politik dan simbolis. Bangunan ini telah menjadi pusat narasi sejarah yang bersaing selama berabad-abad. Dibangun pada 537 di bawah Kaisar Bizantium Justinian I, ia berfungsi sebagai katedral utama Kekaisaran Bizantium dan pusat Kekristenan Ortodoks Timur sebelum diubah menjadi masjid setelah jatuhnya Istanbul.
Konversinya kembali menjadi masjid pada 2020 memicu sensitivitas, khususnya di Yunani. Bagi banyak orang Yunani, Hagia Sophia mewakili warisan Ortodoks yang hilang. Otoritas Turki sering menafsirkan tampilan semacam itu di dalam masjid sebagai provokasi yang disengaja.
Peristiwa ini juga mencerminkan ketegangan yang lebih luas antara Turki dan Yunani, yang hubungannya telah lama tegang karena sengketa teritorial, politik, dan budaya. Tindakan simbolis di situs yang diperebutkan atau sensitif dapat dengan cepat meningkat.
Dengan penangkapan ini, satu gerakan simbolik dapat memicu tindakan hukum dan menegaskan sensitivitas yang terus hidup di seputar Hagia Sophia, sebuah monumen yang tetap menjadi titik panas dalam hubungan Turki dan Yunani.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
