USD Menguat, Rupiah Turun ke Rp17.500, Bank Menyesuaikan Kurs
Gambar atau konten salah?
Dolar Amerika Serikat (USD) kembali menguat terhadap rupiah. Nilai tukar mencapai level Rp 17.500 per dolar, dan beberapa bank menawar harga jual di atas Rp 17.600.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menawarkan jual Rp 17.660 dan beli Rp 17.360 per dolar.
PT Bank OCBC NISP Tbk menempatkan kurs jual Rp 17.616 dan kurs beli Rp 17.338.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mematok kurs jual Rp 17.615 serta kurs beli Rp 17.415.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyesuaikan kurs jual Rp 17.615 dan kurs beli Rp 17.365.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjual dolar dengan harga Rp 17.560 dan membeli pada Rp 17.260.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menetapkan kurs jual Rp 17.560 dan kurs beli Rp 17.420.
Pergerakan ini mencerminkan ketegangan pasar valuta asing, di mana bank-bank utama menyesuaikan harga jual dan beli untuk menanggapi fluktuasi nilai tukar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
