UTBK 2026 Unand: Jadwal Ujian Jumat Disesuaikan Waktu Sholat
Gambar atau konten salah?
UTBK 2026 di Universitas Andalas akan dimulai pada 21 April 2026. Karena kebijakan nasional penyesuaian waktu ibadah, jadwal ujian di Kampus Limau Manis mengalami perubahan, terutama pada sesi Jumat.
Untuk peserta yang sudah menerima kartu peserta, penting memeriksa kembali pembagian sesi agar tidak salah jam. Berikut rincian jadwalnya:
- Senin – Kamis, Sabtu & Minggu
- Sesi Pagi: 06.45 – 10.30 WIB
- Sesi Siang: 13.00 – 16.45 WIB
- Jumat (PENTING!)
- Sesi Pagi: 06.45 – 10.30 WIB
- Sesi Siang: 13.45 – 17.30 WIB
Perubahan pada sesi Jumat disesuaikan agar peserta yang beragama Islam dapat melaksanakan shalat Jumat tanpa terburu-buru. Hal ini diharapkan membantu peserta tetap tenang selama ujian.
Panitia Unand menyediakan denah lokasi digital yang dapat diakses melalui kode QR. pmb.unand.ac.id menampilkan peta gedung ujian, sehingga peserta tidak tersesat di kampus yang luas.
Karena kontur kampus berbukit, disarankan melakukan survei lokasi minimal satu hari sebelum ujian (H-1). Ini membantu peserta memperkirakan waktu tempuh dari gerbang kampus ke gedung ujian.
Jangan lupa membawa dokumen wajib:
- Kartu Peserta UTBK 2026
- Fotokopi ijazah yang dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus (SKL) asli
Peserta juga diingatkan untuk memakai pakaian sopan: baju berkerah (bukan kaos) dan sepatu sesuai aturan SNPMB 2026. Pakaian ini sesuai dengan kebijakan berpakaian yang telah ditetapkan.
Semangat bagi semua calon mahasiswa! Tetap jaga kesehatan dan pantau informasi terbaru melalui kanal resmi PMB Unand.
Dengan penyesuaian jadwal dan persiapan yang matang, peserta dapat fokus pada ujian tanpa khawatir soal waktu ibadah atau lokasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
