Veda Ega Pratama: Moto3 Terbukti Podium, Tolak Sampanye
Gambar atau konten salah?
Veda Ega Pratama, pebalap Moto3 asal Gunung Kidul, menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraih podium di seri grand prix. Pada balapan di Autódromo Internacional Ayrton Senna, 22 Maret 2026, ia menempati posisi ketiga.
Dengan hasil tersebut, Veda masuk ke tiga besar klasemen Moto3 2026. Ia mengumpulkan 27 poin, hanya satu poin tertinggal dari Marco Morelli di urutan kedua. Maximo Quiles memegang posisi teratas dengan 45 angka. Balapan tersebut merupakan bagian dari kalender Moto3 2026, yang menampilkan kompetisi tingkat global.
Pujian tidak hanya datang karena prestasinya, tapi juga karena sikapnya di podium. Ia menolak tradisi menyemprot sampanye yang biasa dilakukan pebalap MotoGP setelah meraih podium.
Alasan utama Veda tidak memegang botol sampanye adalah usianya. Ia baru berusia 17 tahun, sehingga belum diizinkan meminum minuman beralkohol. Selain itu, ia seorang muslim, dan sampanye dianggap haram dalam Islam.
“Kalau di bawah 18 (tahun) memang belum boleh,, belum boleh semprot-semprotan. Terus juga punya saya sendiri juga belum dibuka waktu itu. Masih ada tutupnya. Terus tidak ikut semprot-semprotan karena tidak diperbolehkan juga,” ujar Veda dalam wawancara via Zoom.
Keputusan Veda menunjukkan disiplin dan penghormatan terhadap aturan serta keyakinannya, memberi contoh bagi para pemuda yang mengidolakan balap motor.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
