Veda Ega Pratama Raih Podium P3 di Moto3 GP Brasil
Gambar atau konten salah?
Veda Ega Pratama berhasil menorehkan sejarah bagi Indonesia di ajang Moto3 Grand Prix Brasil dengan meraih posisi ketiga (P3). Pencapaian ini menjadikan Veda sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di level Moto3.
Prestasi ini menandai tonggak penting bagi perkembangan motorsport nasional. Kemenangan bersejarah tersebut mempertegas bahwa bakat Indonesia mampu bersaing di panggung global. Veda menunjukkan performa impresif di lintasan yang menantang, menampilkan konsistensi dan ketangguhan yang membuatnya mampu mengamankan podium bersejarah.
Keberhasilan Veda tidak lepas dari proses pembinaan berjenjang yang dimulai sejak usia dini. Ia telah menempuh pengalaman balap intens di Pertamina Mandalika International Circuit. Sirkuit ini berfungsi sebagai tempat latihan dan kompetisi bagi pembalap Indonesia, memberi mereka kesempatan berlatih di lintasan berstandar internasional.
Maya Watono, Direktur Utama InJourney, mengungkapkan apresiasi atas capaian Veda. Ia berkata, “Kami bangga atas prestasi yang diraih Veda Ega Pratama yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia. InJourney berperan sebagai bagian dari support system yang terus mendorong dan mendukung pembalap Indonesia untuk dapat bersaing secara global.”
Maya menambahkan bahwa dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan ekosistem motorsport nasional. Salah satu komponen penting adalah kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sirkuit berstandar internasional. Sejak 2021, sirkuit ini telah menggelar berbagai ajang balap dunia, termasuk MotoGP dan World Superbike. Infrastruktur ini memberi pembalap Indonesia kesempatan berlatih dan berkompetisi di lintasan dengan standar global, sehingga meningkatkan kesiapan teknis, mental, dan daya saing di level internasional.
Ahmad Fajar, Plt. Direktur Utama ITDC, menegaskan bahwa prestasi Veda menjadi bukti nyata bahwa pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang berdaya saing global. Ia menambahkan, “Kehadirannya pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.”
Veda Ega Pratama dipastikan akan tampil di hadapan publik Indonesia dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Kehadiran Veda di sirkuit tersebut akan menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai partisipasi di level dunia, tetapi juga sebagai ajang tampil di hadapan publik Indonesia.
Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA, menuturkan bahwa podium Veda di Moto3 GP Brasil menjadi bukti efektivitas pembinaan berjenjang di Mandalika Internasional Circuit. Ia mengungkapkan optimisme bahwa kehadirannya di MotoGP Indonesia 2026 akan menginspirasi sekaligus memperkuat kebangkitan motorsport nasional.
Prestasi bersejarah di Brasil diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia motorsport global. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, Indonesia optimistis akan terus melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Sejarah Veda dimulai pada 2021, ketika ia merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika melalui ajang Asia Talent Cup sebagai wildcard. Pada musim 2022, ia kembali berlaga dan mencatatkan kemenangan ganda di sirkuit tersebut, sebelum keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023. Ia juga aktif berkompetisi di Mandalika Racing Series (MRS), masing-masing pada kelas 250cc pada 2023 dan naik ke kelas 600cc pada 2024.
Kiprahnya berlanjut di level internasional dengan meraih posisi runner-up pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, yang menjadi batu loncatan penting sebelum akhirnya menembus ajang Moto3. Banyak ajang yang diikutinya menjadikan sirkuit Mandalika sebagai bagian penting dalam pembentukan kariernya.
Penguatan jalur pembinaan didukung oleh ekosistem yang terus berkembang di The Mandalika. InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan berbagai program pembinaan dan kompetisi berjenjang. Salah satu inisiatifnya adalah Mandalika Racing Series yang berkolaborasi dengan Pride Motorsport sebagai platform strategis untuk menjaring dan mengembangkan pembalap muda menuju level internasional.
Selain menggelar ajang balap kelas dunia, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika juga diarahkan sebagai sportainment destination yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, dan pariwisata dalam satu ekosistem berkelanjutan. Dengan demikian, The Mandalika tidak hanya menjadi tempat latihan, tetapi juga destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung.
Secara keseluruhan, pencapaian Veda Ega Pratama di Moto3 GP Brasil menandai langkah maju bagi Indonesia di dunia motorsport. Prestasi ini menunjukkan bahwa dukungan infrastruktur, pembinaan berjenjang, dan ekosistem yang terintegrasi dapat menghasilkan pembalap berkompeten di tingkat global. Dengan momentum ini, Indonesia dapat terus menumbuhkan talenta dan memperkuat posisi di arena motorsport internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
