Video Bocah Putih di RSUD Palabuhanratu: Ilusi Visual
Gambar atau konten salah?
Sukabumi, 19 Mei 2026 – Sebuah video berdurasi 22 detik yang diunggah oleh Neng Uswatun Hasanah di akun pribadinya menjadi pusat perhatian. Rekaman singkat itu menampilkan bayangan seorang bocah berpakaian putih di selasar utama Rumah Sakit Umum Daerah Palabuhanratu. Lebih dari 300 komentar muncul di kolom komentar, video dibagikan ulang hingga 100 kali, dan mendapat lebih dari 600 tanda suka. Banyak warganet yang menafsirkan penampakan itu sebagai makhluk gaib.
Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian, segera melakukan rekonstruksi lokasi. Ia memeriksa titik koordinat di mana video diambil. Hasilnya, manajemen memastikan bahwa sosok yang terlihat hanyalah manusia biasa. Menurut Billy, anak tersebut adalah penunggu pasien di gedung Paviliun yang sedang berjalan‑jalan keluar kamar.
“Jadi kalau dilihat, itu rombongan penengok baru datang, baru masuk mungkin ya, dari arah luar menuju ruang perawatan. Apabila dilihat dari lokasi pas munculnya anak kecil yang memakai baju putih itu, dia muncul dari arah selasar Paviliun,” kata Billy kepada media pada 19 Mei 2026.
Investigasi lapangan menunjukkan bahwa ilusi kemunculan tiba‑tiba tersebut sangat dipengaruhi oleh desain arsitektur selasar utama. Lorong terbuka dengan atap kanopi baja ringan dan pilar putih‑hijau berfungsi sebagai jalur perlintasan utama yang menghubungkan Farmasi (Apotek) ke beberapa ruang perawatan, termasuk Ruang Pari, Ruang Lumba‑Lumba, Ruang Marlin, dan Ruang ICU.
Ketika rombongan penengok melintas, mereka sebenarnya sedang menempuh persimpangan krusial. Di samping jalur utama terdapat selasar menyamping yang menjadi akses keluar‑masuk utama gedung Ruang Paviliun. Billy menjelaskan bahwa gedung Paviliun memang memiliki pintu belakang tersembunyi. Pintu tersebut langsung memotong dan bermuara ke selasar utama tempat rombongan melintas.
“Iya, jadi ruang Paviliun itu mempunyai pintu di belakang, yang arahnya untuk ke selasar utama yang di dalam. Terlihatnya (di video) memang keluar, keluar dari selasar (Paviliun),” tutur Billy sambil menunjukkan titik persimpangan lorong tersebut. Ia menambahkan, “Pintu belakang Paviliun itu untuk mempermudah akses tenaga medis atau keluarga pasien menuju area utama rumah sakit atau ruangan lainnya seperti farmasi.”
Sayangnya, saat dikonfirmasi pada 20 Mei 2026, kamera CCTV tidak berhasil merekam kejadian tersebut. Saeful Anwar, yang juga anggota tim Humas RSUD Palabuhanratu, mengungkapkan bahwa perangkat keras penyimpanan CCTV dalam kondisi penuh. Ia menyatakan, “Tersebar beberapa titik kamera CCTV di lokasi kami. Namun titik yang mengarah ke selasar tempat kejadian saat di cek kondisi penyimpanan dalam keadaan penuh.”
Saeful mengajak masyarakat tetap tenang dan melihat peristiwa ini secara logis, tanpa perlu mengaitkannya dengan fenomena supranatural.
Dengan penjelasan arsitektur dan rekonstruksi lokasi, RSUD Palabuhanratu berhasil mengurai misteri bayangan bocah berpakaian putih. Penjelasan ilmiah ini menegaskan bahwa desain bangunan dan jalur perlintasan dapat menciptakan ilusi visual yang menyesatkan. Peristiwa ini menjadi contoh bagaimana faktor lingkungan fisik dapat memengaruhi persepsi manusia terhadap apa yang dilihat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
Berita Terbaru
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
SIM Digital Korlantas: Praktis, Aman, dan Dinamis Baru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
