Video Joget di Dapur MBG Viral, BGN Suspend Operasional SPPG

Wati N. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 132 dibaca
Bisik.id
Video Joget di Dapur MBG Viral, BGN Suspend Operasional SPPG

Gambar atau konten salah?

Video seorang pria yang menari di dapur program makan bergizi gratis (MBG) menjadi viral di media sosial. Aksi yang terlihat di ruang kerja layanan gizi menarik perhatian publik karena dilakukan di lingkungan yang seharusnya menjaga standar operasional.

Di video tersebut, pria itu menari sambil dinarasikan, memamerkan insentif yang diklaim mencapai Rp 6 juta per hari. Lokasinya berada di fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN) terlihat jelas di dalam ruangan. Video ini beredar di berbagai platform, termasuk TikTok.

Menanggapi viralnya video itu, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menyatakan pihaknya langsung mengambil tindakan. Ia menugaskan tim pengawasan untuk menemui pria yang bersangkutan. “Kami lagi tugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan untuk bertemu,” ujar Nanik kepada wartawan, Selasa 24 Maret 2026. “Ini barusan saya telepon Brigjen Doni Dewantoro, Direktur Tauwas wilayah II, sudah bertemu dan sudah ditegur keras.

BGN tidak menutupi rasa kecewanya terhadap perilaku mitra tersebut. Aksi joget dilakukan di area dapur tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD), yang seharusnya menjadi standar operasional. “Yang jelas kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian,” kata Nanik. “Mengapa harus overacting seperti itu, apalagi ada konten, konten yang dia buat di dalam dapur tanpa APD.

Selain soal etika, hasil pengecekan juga menemukan sejumlah masalah teknis pada fasilitas dapur tersebut. Mulai dari tata letak (layout) yang tidak sesuai hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dinilai tidak memenuhi standar. Akibatnya, operasional SPPG tersebut untuk sementara dihentikan. “Setelah dicek dapurnya ternyata layout-nya salah dan IPAL-nya tidak benar, jadi kita suspend,” jelasnya.

Lebih lanjut, terungkap bahwa pria tersebut memiliki hingga tujuh titik SPPG, meski baru satu yang beroperasi. Hal ini kembali memicu perhatian BGN, yang menegaskan bahwa program MBG bukanlah ladang bisnis pribadi. “Ini bukan bisnis ya. Ini adalah program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak. Bukan kemudian dilakukan seperti itu,” tegas Nanik.

Insiden ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keamanan dan standar operasional di fasilitas layanan gizi, serta menegaskan bahwa program pemerintah tidak boleh diperlakukan sebagai bisnis pribadi.

video viralprogram makan bergizi gratis (MBG)Badan Gizi Nasional (BGN)Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)TikTokstandar operasionalinsentif 6 juta per hari

Komentar

Memuat komentar...