Video Pembongkar Makam Viral di Pasar Sepanjang, Sidoarjo

Dian P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 133 dibaca
Bisik.id
Video Pembongkar Makam Viral di Pasar Sepanjang, Sidoarjo

Gambar atau konten salah?

Video pembongkaran makam di kawasan Pasar Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, menjadi viral di media sosial pada awal pekan ini. Video tersebut memperlihatkan proses penggalian di sebuah situs yang banyak dipertanyakan apakah merupakan makam tokoh agama atau wali. Kejadian ini langsung memicu keresahan warga setempat yang menantikan penjelasan resmi.

Lokasi yang menjadi sorotan berada di Pasar Sepanjang, Sidoarjo. Meskipun banyak yang menganggapnya sebagai makam wali, belum ada konfirmasi resmi mengenai status situs tersebut. Ketidakpastian ini menambah ketegangan di kalangan masyarakat.

Menanggapi situasi ini, Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama turun langsung ke lokasi. Ia bertugas melakukan mediasi bersama pihak pembongkar, aparat kelurahan, kepolisian, TNI, serta tokoh masyarakat dan agama setempat.

"Ya, kita mediasi saja karena ini sudah viral di medsos. Banyak komentar dan tanya ke pemerintah terkait pembongkaran yang disebut sebagai makam wali," kata Dimas kepada wartawan pada Senin, 20 April 2026.

Dimas menegaskan bahwa langkah awal adalah meredam polemik di tengah masyarakat, bukan langsung menarik kesimpulan. Menurutnya, kepastian status makam masih memerlukan investigasi mendalam.

"Kita perlu investigasi lebih dalam secara historis. Harus menghadirkan tokoh agama, ulama, dan sesepuh wilayah sini untuk dimintai keterangan terkait makam ini," jelasnya.

"Kalau ditarik historis, ini disebut makam wali, apakah iya atau tidak, ini yang perlu diinvestigasi lebih dalam," tambahnya.

"Kalau memang nanti banyak yang mendorong untuk dibangun kembali, kami akan fasilitasi. Tapi tetap harus melalui investigasi dulu," imbuhnya.

Dimas juga menilai penyelesaian secara kekeluargaan lebih diutamakan dibandingkan jalur hukum, mengingat belum adanya kerugian yang jelas dalam kasus ini.

Pembongkar makam berinisial SA mengaku tindakannya didasari wasiat dari almarhum ayahnya. Ia menyebut lokasi tersebut bukan makam wali seperti yang ramai diperbincangkan.

"Saya mendapat pesan dari almarhum bapak sebelum meninggal, kalau nanti ini ramai dikunjungi, dibongkar saja. Karena ini bukan makam wali," ungkapnya.

Sementara itu, pihak kelurahan berencana mengumpulkan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membahas persoalan tersebut secara bersama-sama. Hasil pertemuan nantinya akan menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pembangunan kembali makam.

Hingga kini, status makam di Pasar Sepanjang masih dalam tahap penelusuran. Pemerintah dan DPRD mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya proses investigasi yang transparan dan partisipatif dalam menangani isu-isu sejarah dan warisan budaya di tingkat lokal.

Pembongkaran makamPasar SepanjangSidoarjoWaliInvestigasiDPRDMediasiKepolisian

Komentar

Memuat komentar...