Video UFO di Banyuwangi dan Batu Dipastikan Siap Terbukti
Gambar atau konten salah?
Video yang diduga menampilkan benda terbang tak dikenal (UFO) di Banyuwangi dan Kota Batu menjadi viral di media sosial. Rekaman tersebut menimbulkan spekulasi luas di kalangan warganet, mulai dari teori konspirasi hingga penjelasan ilmiah.
Ketua BETA UFO Indonesia, Mohammad Reza Wardhana, menilai bahwa video yang diklaim direkam di Banyuwangi tampak merupakan hasil kecerdasan buatan. Ia mengatakan, “Video di awal (Banyuwangi) menurut saya AI. Sederhananya, tidak ada laporan dari saksi yang lain dan video cenderung terlalu singkat.”
Reza menegaskan bahwa tidak ada saksi lain yang melaporkan kejadian serupa di Banyuwangi. Rekaman tersebut juga terlalu singkat untuk menunjukkan pergerakan objek yang jelas, sehingga ia berpendapat bahwa kemungkinan besar itu adalah rekaman yang diproduksi secara digital.
Berbeda dengan video Banyuwangi, Reza menyatakan bahwa rekaman yang berasal dari kawasan wisata Coban Rais, Kota Batu, memiliki sejumlah kejanggalan yang membuatnya menganggap objek tersebut benar-benar asing. Ia telah melakukan analisis mendalam, termasuk menghubungi pemilik rekaman asli.
“Ketika brightness diturunkan, kita bisa lihat bagian terang obyek karena menghadap sinar matahari senada dengan bagian terang pada awan di bawah obyek. Saya sudah kontak langsung dengan yang punya video aslinya, obyek ini bisa dibilang aneh,” ungkapnya.
Dari keterangan saksi mata, benda itu berbentuk menyerupai mangkuk dan tampak diam di langit selama waktu cukup lama. Awalnya, Reza menduga objek tersebut merupakan balon udara atau pilot balloon (pibal) yang biasa digunakan untuk observasi cuaca.
Namun, dugaan itu mulai diragukan setelah saksi menyebut benda tersebut tidak bergerak. “Saksi mengatakan, bentuknya seperti mangkok. Awalnya saya kira itu balon udara atau pibal untuk observasi cuaca. Tapi saksi mengatakan obyek baru hilang sekitar 3 jam pas saksi mata dan keluarga mau pulang,” kata Reza. Ia menambahkan, “Sempat diawasi selama 15 menit tapi tidak bergerak. Kalau kita googling ciri-ciri balon cuaca, harusnya dia bergeser.”
Reza juga menyoroti lokasi kantor BMKG di Malang, yang berada di Karangploso, sekitar 13 kilometer dari Coban Rais. Menurutnya, ia belum menemukan data pelepasan balon cuaca di wilayah tersebut. Ia menyatakan, “Kantor BMKG yang ini umumnya digunakan untuk pelepasan balon cuaca. Saya tidak menemukan data pelepasan balon cuaca di Malang.”
Dari hasil analisis sementara, Reza menilai objek dalam video Malang memang nyata dan terekam oleh kamera. Ia menyimpulkan, “Kesimpulan saya, obyek ini real direkam terbukti arah sinar matahari gelap terang senada dengan gelap terang awan di bawah obyek.”
Ia menegaskan, “Saya tidak menemukan kecocokan data dengan balon udara. Ciri benda berbentuk mangkok, tidak mirip dengan balon, tidak bergeser. Jadi, ini benda terbang yang misterius.”
Menurut pengakuan perekam, video tersebut direkam pada Agustus 2025. Reza mengaku memiliki keyakinan cukup tinggi bahwa objek tersebut bisa dikategorikan sebagai UFO. Ia menyatakan, “Ya, saya ada keyakinan 70-80 persen bisa disebut UFO.”
Video ini menambah daftar kasus yang masih menunggu penjelasan ilmiah. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, analisis yang dilakukan oleh Reza menunjukkan bahwa rekaman tersebut tidak dapat disalahkan sebagai rekayasa digital atau balon cuaca. Kejadian ini menimbulkan ketertarikan publik terhadap fenomena luar angkasa yang belum terjawab.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penumpang KAI Surabaya Tembus 529 Ribu Selama Libur Sekolah
Empat Spesies Kumbang Baru Ditemukan di UB Forest
Empat Tim Pastikan Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
Arema FC Resmi Datangkan Alfeandra Dewangga dari Persib
SIM Corner Mal Surabaya: Perpanjang SIM Tanpa ke Satpas
LPA Jatim: Peluk Anak Sebelum Masuk Sekolah
Berita Terbaru
Jembatan Cawas Ditutup Mulai Jumat, Cari Jalur Alternatif
Penumpang KAI Surabaya Tembus 529 Ribu Selama Libur Sekolah
Aqil Savik Pilih Persija, Target Juara Jadi Alasan
Pelatih Norwegia Kritik Keputusan FIFA soal Balogun
Badung Cetak Surplus Rp 806,5 Miliar, Balikkan Prediksi Defisit
Praperadilan Erwin Ditolak, Wakil Wali Kota Bandung Bersyukur
Bocah 5 Tahun Tewas Digigit Ular Weling di Pekalongan
Inggris Kalahkan Meksiko 3-2, Kemenangan Mahal di Ketinggian
Wuling Tunggu Mitra Baterai soal Pakai Nikel RI
Henderson Cedera Usai Lompat Papan Iklan
