Video Viral Macan di Hutan Cangar Menimbulkan Perdebatan
Gambar atau konten salah?
Batu – Seorang warga merekam penampakan seekor macan di hutan Cangar, Kota Batu.
Dalam video singkat yang diunggah akun tiktok @Wong Mojokerto, terlihat seekor macan yang cukup jelas.
"Lo iki lo, jare alas cangar gak onok macan e. Iki macan ta koceng (Ini lho, katanya alas Cangar gak ada macannya. Iki macan apa kucing)," kata perekam video.
Video amatir itu pun menjadi viral. Hingga 21 Mei 2026 pukul 14.08 WIB, postingan itu sudah mendapat 29 ribu like dan 250 komentar.
Netizen banyak yang memperdebatkan apakah hewan yang terekam video tersebut benar macan atau bukan. Ada juga yang menyebut lokasi video itu bukan berada di wilayah hutan Cangar.
Beberapa komentar menyebutkan: "Itu sejenis macan akar, harimau Jawa udah punah menurut data," "Bagian endi om enek kubangan ...," dan "Kok spotnya mirip di baluran??".
Hingga berita ini tayang, belum ada penjelasan dari pihak Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo selaku pengelola kawasan hutan Cangar.
Video tersebut menimbulkan perdebatan tentang keberadaan macan di hutan Cangar, sementara pengelola belum memberikan klarifikasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
