Video Yakuza Maneges Tempel Stiker Pedagang Jalan Dhoho Viral

Putri N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Video Yakuza Maneges Tempel Stiker Pedagang Jalan Dhoho Viral

Gambar atau konten salah?

Video yang menampilkan anggota Yakuza Maneges menempelkan stiker di lapak pedagang kaki lima di Jalan Dhoho, Kota Kediri, menjadi viral.

Di dalam rekaman, beberapa orang dari organisasi itu berjalan di sepanjang pusat kota. Mereka menyapa pedagang, berbincang ringan, lalu menempelkan stiker organisasi pada gerobak atau meja jualan.

Den Gus Thuba, atau DGT, pendiri Yakuza Maneges, mengangkat bicara. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni dilakukan sebagai sarana perkenalan dan mempererat tali silaturahmi dengan para pedagang, bukan bentuk pungutan liar (pungli).

Ia menambahkan, “Tujuan utamanya sebagai perkenalan dan bentuk silaturahmi antara Yakuza Maneges dengan para pedagang kaki lima yang sedang berjualan. Selain itu, Jalan Dhoho merupakan ikon Kota Kediri, mengingat Yakuza Maneges terpusat di Kediri,” ujar Gus Thuba, Kamis 21 Mei 2026.

Gus Thuba memastikan tidak ada paksaan maupun sanksi bagi pedagang yang menolak lapaknya ditempeli stiker. Ia menegaskan bahwa stiker tersebut dipasang hanya sebagai bagian dari branding kawasan Jalan Dhoho yang menjadi jantung Kota Kediri.

Melalui organisasi ini, ia berharap Yakuza Maneges bisa menjadi wadah komunikasi dan interaksi positif bagi para pedagang kecil di Kota Kediri.

Ia juga menambahkan, “Bukan tentang penarikan (uang), justru Yakuza Maneges akan mengadakan giat sosial seperti bagi sembako dan sebagainya untuk seluruh pedagang di Jalan Dhoho,” lanjutnya.

Seluruh kegiatan ini telah dikoordinasikan sebelumnya dengan paguyuban pedagang Jalan Dhoho. Pihaknya bersyukur karena mayoritas pedagang menyambut baik aksi tersebut, bahkan beberapa di antaranya meminta langsung agar lapak mereka ditempeli stiker sebagai bentuk persaudaraan.

Video ini menyoroti upaya organisasi lokal untuk mempererat hubungan dengan pedagang, menegaskan tidak ada unsur pemaksaan, dan menunjukkan potensi kolaborasi antara warga dan kelompok masyarakat.

Yakuza ManegesJalan DhohoKediripedagang kaki limastiker brandingDen Gus Thubakolaborasi sosial

Komentar

Memuat komentar...