Waisak 2026 di Borobudur: Lampion Terpancar, Prosesi Sakral

Dewi M. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 134 dibaca
Bisik.id
Waisak 2026 di Borobudur: Lampion Terpancar, Prosesi Sakral

Gambar atau konten salah?

31 Mei 2026 menandai puncak perayaan Waisak di Candi Borobudur, candi Buddha terbesar di dunia. Ribuan umat Buddha dan wisatawan dari dalam dan luar negeri akan berkumpul di kawasan tersebut untuk menyaksikan prosesi sakral yang telah direncanakan sejak beberapa bulan sebelumnya.

Acara ini dimulai dengan Indonesia Walk For Peace (IWFP), sebuah perjalanan biksu tudong lintas negara. Puluhan biksu dari Thailand, Laos, Malaysia, dan Indonesia berjalan kaki dari Brahmavihara Arama di Buleleng, Bali pada 09 Mei 2026 dan tiba di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 setelah menempuh jarak sekitar 666 kilometer selama 19 hari. Rombongan ini menandai awal rangkaian perayaan suci yang akan berlangsung hingga hari Minggu.

Setelah perjalanan IWFP, prosesi pengambilan Api Abadi Mrapen dilaksanakan pada Jumat 29 Mei 2026 di Grobogan, Jawa Tengah. Ritual ini dimulai dengan penyalaan lilin pancawarna dan pembacaan doa Paritta Suci oleh berbagai majelis Sangha. Pada tengah hari, perwakilan biksu menyalakan obor utama dari sumber api alam, simbol penerangan batin dan semangat Dharma yang tak pernah padam. Obor tersebut kemudian diarak menuju Candi Mendut di Magelang untuk disemayamkan dan disakralkan bersama Air Berkah, menandai detik-detik puncak perayaan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur.

Hari tersebut menjadi momen paling sakral bagi umat Buddha, yang melaksanakan Puja Bakti, bermeditasi, dan melakukan Pradaksina mengelilingi candi. Bagi para traveler, acara pelepasan lampion menjadi ikon puncak. Panitia penyelenggara telah merilis agenda resmi yang mencakup seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dan festival budaya.

Berikut rincian jadwal pada 31 Mei 2026:

  • 09.00 – 19.00 WIB: Penukaran Tiket Pelepasan Lampion
  • 10.00 – 11.00 WIB: Prosesi Waisak dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur
  • 11.30 – 17.20 WIB: Prosesi Waisak di Taman Kenari (Zona 1)
  • 16.30 – 17.30 WIB: Open Gate Sesi 1 Pelepasan Lampion
  • 17.30 – 19.30 WIB: Pelaksanaan Sesi 1 Pelepasan Lampion (Lapangan Marga Utama & Lumbini)
  • 19.30 – 22.00 WIB: Dharmasanti/Seremonial Waisak 2570 BE tahun 2026 (Taman Lumbini – Candi Borobudur)
  • 20.30 – 21.30 WIB: Open Gate Sesi 2 Pelepasan Lampion
  • 21.30 – 23.00 WIB: Pelaksanaan Sesi 2 Pelepasan Lampion (Lapangan Marga Utama & Lumbini)
  • 22.30 – 22.45 WIB: Drone Show

Operasional Candi Borobudur pada hari tersebut mengalami penyesuaian. Beberapa layanan kunjungan ditutup untuk umum, termasuk:

  • Kunjungan naik Candi Borobudur
  • Kunjungan pelataran candi
  • Borobudur Sunrise & Sunset
  • Dagi Abhinaya Picnic

Pengunjung tetap dapat mengakses area taman (Zona 2) dari pukul 07.00 – 14.00 WIB. Mulai pukul 14.00 WIB, akses masuk kawasan dikhususkan bagi peserta kegiatan Waisak di Borobudur.

Panitia menetapkan ketentuan wajib bagi pengunjung guna menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kekhusyukan ibadah. Berikut beberapa ketentuan penting:

  • Pakai pakaian putih dan sopan
  • Jaga ketenangan selama acara berlangsung
  • Datang tepat waktu
  • Gunakan gelang sebelum memasuki area Borobudur
  • Buang sampah pada tempatnya
  • Perhatikan pengawasan anak-anak
  • Gunakan area khusus bagi lansia dan disabilitas
  • Bawa air minum dalam tumbler
  • Jika membawa payung, pilih warna putih

Larangan yang harus dipatuhi meliputi:

  • Membawa makanan dan minuman berwarna di area lampion
  • Memanjat pagar pembatas
  • Merokok dan membawa obat-obatan terlarang
  • Membawa kembang api atau senjata tajam
  • Menerbangkan drone tanpa izin
  • Masuk area lampion tanpa tiket
  • Gunakan tripod yang mengganggu peserta lain
  • Ambil foto atau video dekat Bhikkhu yang sedang beribadah
  • Bawa pulang properti dari area lampion
  • Bawa lampion dari luar selain dari panitia

Panitia menyatakan bahwa pengunjung dapat diarahkan memakai pakaian sesuai regulasi yang berlaku. Selain itu, panitia berhak melakukan pemeriksaan tas dan badan serta menyita barang yang tidak sesuai ketentuan area acara.

Dengan jadwal yang terperinci, penyesuaian operasional, dan ketentuan ketat, acara Waisak 2026 di Candi Borobudur menegaskan komitmen pengelola untuk menjaga suasana sakral sekaligus memfasilitasi pengalaman spiritual bagi semua peserta. Acara ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat luas untuk menyaksikan tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad di situs bersejarah ini.

WaisakCandi BorobudurIWFPLampionProsesiDrone ShowApi Abadi

Komentar

Memuat komentar...