Waisak 2026 Diperingati di Candi Borobudur, 31 Mei Penuh Makna

Bambang W. · 2 min baca · 11 hari lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Waisak 2026 Diperingati di Candi Borobudur, 31 Mei Penuh Makna

Gambar atau konten salah?

Hari Raya Waisak, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Trisuci Waisak, merupakan perayaan penting bagi umat Buddha di Indonesia. Perayaan ini memperingati tiga momen suci dalam kehidupan Buddha Gotama: kelahiran, pencapaian pencerahan, dan wafatnya. Waisak diperingati pada bulan purnama yang dikenal dengan Purnama Sidhi di bulan Mei.

Menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Hari Raya Waisak 2570 BE jatuh pada hari Minggu, 31 Mei 2026. Meskipun menjadi libur nasional, hari tersebut tidak disertai cuti bersama.

Di laman Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI, perayaan Waisak tahun ini menampilkan tema "Dharma Menjaga Perdamaian Dunia". Puncak peringatan akan dilaksanakan melalui Puja Bhakti pada 31 Mei 2026 pukul 15.44.44 WIB. Tempat utama peringatan adalah Candi Borobudur, yang menjadi pusat kegiatan nasional.

Puncak perayaan Waisak 2026 atau detik-detik Waisak akan berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026 pukul 15.44.44 WIB.

Detik-detik Waisak: pukul 15.44.44 WIB.

Rangkaian kegiatan Waisak 2026 meliputi:

  • Minggu, 3 Mei: Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan seluruh Indonesia
  • Sabtu-Minggu, 23-24 Mei: Bakti sosial pengobatan gratis
  • Jumat, 29 Mei: Pengambilan Api Dharma
  • Sabtu, 30 Mei: Pengambilan Air Berkah
  • Minggu, 31 Mei: Puncak acara perayaan Tri Suci Waisak

Libur panjang dapat dirasakan karena Waisak 2026 berdekatan dengan Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila. Jadwal libur nasional dan cuti bersama di tahun 2026 adalah:

  • Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Idul Adha 1447 Hijriah
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha 1447 Hijriah
  • Sabtu, 30 Mei 2026: Libur Akhir Pekan
  • Minggu, 31 Mei 2026: Libur Nasional Hari Raya Waisak 2570 BE
  • Senin, 1 Juni 2026: Libur Nasional Hari Lahir Pancasila

Hari 29 Mei 2026 menjadi hari “terjepit” karena berada di antara dua libur nasional. Untuk memperpanjang masa libur, masyarakat dapat mengajukan cuti pribadi pada hari tersebut.

Dengan rangkaian perayaan yang terkoordinasi, Waisak 2026 menegaskan peran penting Buddha dalam mempromosikan perdamaian. Kegiatan di Candi Borobudur dan berbagai kegiatan sosial menambah makna solidaritas dan kebersamaan di masyarakat.

Hari Raya WaisakPurnama Sidhi31 Mei 2026Candi BorobudurDharma Menjaga Perdamaian DuniaLibur NasionalIdul Adha

Komentar

Memuat komentar...