Wakil Ketua DPR: Pasar Modal Indonesia Kuat Meski IHSG Turun
Gambar atau konten salah?
Pada Selasa, 19 Mei 2026, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan keyakinan bahwa pasar modal Indonesia dapat kembali menguat meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah lebih dari 3 %. Ia menegaskan optimisme harus dibangun untuk melindungi 26 juta investor di pasar modal.
Dasco mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta Selatan. Selama kunjungan, ia berinteraksi dengan para pelaku pasar dan menekankan pentingnya kepercayaan investor.
“Kita kan harus optimis, optimis terus,” ujar Dasco, menegaskan sikap positif yang harus dipertahankan.
Ia menyoroti bahwa investor pasar modal harus dilindungi ketat. Single Investor Identification (SID) saat ini banyak didominasi oleh generasi Z, sehingga optimisme menjadi kunci.
“Kalau kita saja nggak optimis, gimana mereka nggak optimis,” imbuhnya, menekankan bahwa sikap positif memengaruhi perilaku investasi.
Menurut data perdagangan RTI Business, IHSG melemah hingga 3,08 % ke level 6.396,26. Meskipun sempat menguat pada level 6.635,12 pada awal perdagangan, indeks kini berbalik arah.
Dasco mengaku banyak berdiskusi tentang kondisi investor global. Kunjungan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
Ia melakukan kunjungan bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani, dan Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria.
Selama pertemuan, Dasco menyimak berbagai paparan dari Danantara terkait arah kebijakan yang dapat meningkatkan kepercayaan investor.
“Kami kemudian mendengarkan paparan dari Pak Rosan, bagaimana mereka kemudian menyiapkan regulasi‑regulasi yang bisa kemudian meyakinkan dan bisa kemudian membuat para investor lokal merasa nyaman, sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau retail terus bertambah, dan kemudian dengan fundamental yang ada, saya yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat,” pungkasnya.
Dengan fundamental yang ada, Dasco meyakini BEI akan semakin kuat. Ia menekankan bahwa kebijakan yang mendukung dan regulasi yang transparan akan memperkuat kepercayaan investor lokal.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa meski pasar modal menghadapi tekanan, upaya bersama lembaga keuangan dan regulator berfokus pada perlindungan investor dan peningkatan kepercayaan dapat membawa stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang bagi pasar saham Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Perketat Aturan Saham EPI, Berlaku 2026
Dolar Menguat, Ketegangan Timur Tengah dan Minyak Jadi Pemicu
IHSG Menguat 1,10%, Asing Beli Bersih Rp725 Miliar
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.200
Dolar AS Mendekati Rp 18.000, Konflik Timur Tengah Picu Penguatan
IHSG Sesi I Menguat, Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
