Wali Kota Medan Rico Maaf Tidak Hadir, Terapi Luar Negeri

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Wali Kota Medan Rico Maaf Tidak Hadir, Terapi Luar Negeri

Gambar atau konten salah?

Wali Kota Medan Rico Waas mengungkapkan permohonan maaf setelah tidak hadir pada upacara peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jalan Lizardi Putra. Ia menjelaskan bahwa keberadaannya di luar negeri disebabkan oleh kebutuhan berobat.

Keberangkatan Rico ke luar negeri pertama kali dibicarakan oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Saat acara berlangsung, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menampung peran Rico. Bobby menyatakan, “Setelah dicek ke luar negeri,” setelah menghadiri peresmian di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan pada Sabtu (16 Mei 2026) siang.

Ia menegaskan bahwa pejabat negara tidak boleh bepergian ke luar negeri tanpa izin, meski sedang libur. “Pak Presiden tadi sudah menyampaikan tidak boleh ke luar negeri tanpa izin walaupun liburan,” ujar Bobby. Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti para menteri dan pejabat daerah yang tidak hadir. Ia menuntut pemeriksaan keberadaan mereka. “Ada izinnya atau tidak, pejabat yang ke luar negeri? Coba dicek keberadaannya.” tambah Prabowo kepada Tito Karnavian. Ia mengulangi, “Coba dicek ya izinnya,” sambil menegaskan pentingnya kepatuhan izin.

Rico Waas mengakui ketidakhadirannya. Ia mengirimkan keterangan pada Minggu (17 Mei 2026) melalui media sosial. “Benar bahwa saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan,” jelasnya. Ia menambahkan, “Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, tapi waktunya tidak dapat. Kebetulan ini ada waktu libur, makanya saya berangkat dan sudah lapor kepada Mendagri untuk agenda tersebut,” ungkapnya.

Rico menegaskan bahwa perjalanan ini tidak menggunakan dana APBD. Ia mengatakan, “Ya, saya tidak menggunakan APBD dalam perjalanan ini, dan murni menggunakan dana pribadi. Jadi, saya berangkat ke luar negeri khusus untuk berobat sekaligus mengambil obat yang sudah habis saya konsumsi,” tuturnya. Ia menutup pernyataannya dengan permintaan maaf: “Saya mohon maaf dalam hal ini,” katanya.

Walaupun berada di luar negeri, Rico tetap memantau kondisi Kota Medan. Ia memerintahkan camat, lurah, dan kepling untuk terus memantau wilayahnya. “Selama berobat setiap waktu saya juga memonitor Kota Medan, dan meminta kepada para pimpinan OPD terus berkomunikasi dan berkoordinasi terkait perkembangan Kota Medan yang kita cintai bersama,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi selama masa perawatan.

Acara peresmian KDKMP di Medan menjadi sorotan karena ketidakhadiran pejabat tinggi. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kehadiran dan kepatuhan izin bagi pejabat yang bepergian ke luar negeri. Rico Waas, meski sedang berobat, berusaha memastikan bahwa tugasnya tidak terhenti. Ia menegaskan komitmennya terhadap pengawasan dan koordinasi, sekaligus memohon pengertian publik atas ketidakhadirannya.

Rico WaasKoperasi Desa/Kelurahan Merah Putihpengobatan luar negeriizin pejabatPresiden Prabowo SubiantoBobby NasutionAPBDKoordinasi OPD

Komentar

Memuat komentar...