Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Berangkat Haji, Wakil Plh
Gambar atau konten salah?
Pada hari Rabu, 20 Mei 2026, Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, akan memulai ibadah haji. Ia akan menunaikan haji bersama istrinya selama sekitar dua pekan.
Selama berada di Tanah Suci, jabatan kepala daerah akan digantikan oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang bertugas sebagai pelaksana harian (Plh). Posisi Secretariat of the Region (Sekda) Kota Surabaya, yang juga pergi berhaji, akan diisi sementara oleh Asisten II Pemkot Surabaya, Syamsul Hariadi.
Di Gedung Pemkot Surabaya pada Selasa, 19 Mei 2026, Eri Cahyadi menjelaskan rencana ini, mengatakan: Ada pak wakil wali kota (Armuji jadi Plh wali kota). Pak sekda (Plh) asisten 2 (Syamsul Hariadi),
Ia menambahkan bahwa sekda Lilik Arijanto akan berangkat ke Arab Saudi pada waktu berbeda.
Meskipun dua pejabat penting meninggalkan kota, Eri Cahyadi menegaskan bahwa mesin pemerintahan di Pemkot Surabaya tetap berjalan normal. Ia menekankan: Pemerintahan terus berjalan. Ini sambil ngetes ketika saya tinggal dua minggu, apakah pemerintahan, sistem yang sudah saya bentuk, keluhan 1x24 jam jalan atau tidak,
Ia juga menyoroti pentingnya birokrasi dan kolaborasi dengan masyarakat, berkata: Selain itu, Eri ingin mengetahui apakah pelayanan publik Pemkot cepat atau tidak. Karena ia ingin mewujudkan mimpinya, bahwa Surabaya bukan dinilai dari wali kotanya.
Ia menegaskan bahwa Surabaya tergantung pada birokrasi yang cepat, sistem yang tepat, dan kerja sama dengan masyarakat. Ia mengungkapkan: Surabaya tergantung dari birokrasinya yang cepat, sistem tepat dan kerja sama dengan masyarakat. Itu harus saya buktikan,
Sehari sebelum berangkat ke Tanah Suci, Eri Cahyadi mengaku telah mengumpulkan jajaran perangkat daerah agar semua pelayanan publik tetap optimal selama ibadahnya. Ia berkata: Makanya sebelum saya berangkat haji harus kemarin saya kumpulkan teman-teman ini harus berjalan. Karena birokrasi adalah penentu keberhasilan sebuah pemerintahan,
Dengan langkah ini, Eri Cahyadi menguji sistem birokrasi yang telah dibangun. Ia berharap reputasi Surabaya tidak hanya bergantung pada kehadiran wali kota, melainkan pada kecepatan dan kualitas layanan publik yang disediakan kepada masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
