Wanita Prancis di ICU, Hantavirus dari Kapal Pesiar
Gambar atau konten salah?
Seorang wanita asal Prancis, yang dipulangkan dari kapal pesiar MV Hondius, kini dirawat di unit perawatan intensif (ICU) dan terhubung ke ventilator setelah terdiagnosis hantavirus.
Ia adalah salah satu dari lima penumpang Prancis yang kembali ke Paris. Segera setelah tiba, semua penumpang diminta menjalani isolasi. Kondisi pasien mulai memburuk pada malam 10 Mei 2026 sebelum akhirnya dinyatakan positif hantavirus.
Dalam konferensi pers di kementerian kesehatan Prancis, Dr Xavier Lescure menyatakan, “Pasien sekarang memiliki bentuk presentasi kardiopulmoner yang paling parah,”. Ia menambahkan, “Dia menggunakan paru-paru buatan, kami harap dia bisa melewati tahap ini.”
Pasien berusia di atas 65 tahun dan memiliki penyakit penyerta. Wabah ini telah menewaskan tiga orang: pasangan asal Belanda dan seorang warga Jerman. Beberapa penumpang lain juga melaporkan gejala setelah berada di kapal tersebut.
Virus yang terdeteksi adalah Andes hantavirus, jenis langka yang dapat menular antarmanusia melalui kontak dekat dan berkepanjangan. Berbeda dengan hantavirus lain yang biasanya hanya menular dari hewan pengerat ke manusia.
Belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk hantavirus. Penyakit ini endemik di Argentina, tempat MV Hondius memulai pelayaran pada April lalu. Meskipun demikian, otoritas kesehatan internasional menilai risiko bagi masyarakat global masih rendah.
Para pejabat kesehatan menolak perbandingan wabah ini dengan pandemi COVID‑19, menegaskan bahwa situasi masih terkendali dan tidak menimbulkan ancaman besar bagi publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
