Wapres Gibran Kunjungi Trenggalek Meninjau Bendungan Bagong
Gambar atau konten salah?
Wapres Gibran Rakabuming Raka akan datang ke Trenggalek pada 30 April 2026 untuk meninjau progres Bendungan Bagong.
Menurut Diskominfo Trenggalek, Yusuf Widharto, kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke Jawa Timur, termasuk Pacitan dan Sidoarjo.
“Insyaallah Pak Wapres besok (Kamis, 30/4/2026) di Bendungan Bagong. Kalau di Trenggalek agendanya satu titik, meninjau pembangunan bendungan. Untuk kepastiannya masih akan dirapatkan siang ini,” kata Yusuf, Rabu (29/4/2026).
“Kalau melihat rencana awal, ke Trenggaleknya kemungkinan antara pagi dan siang. Setelah di Trenggalek akan bergeser ke Sidoarjo untuk meninjau jemaah calon haji,” jelasnya.
Wapres Gibran akan memulai perjalanan dari Pondok Pesantren Termas di Pacitan, kemudian menuju Bendungan Bagong di Trenggalek. Setelah itu, ia akan melanjutkan ke Sidoarjo untuk meninjau calon haji.
Sehari sebelum kunjungan, persiapan dimulai. Uji coba landasan pendaratan helikopter di Stadion Menak Sopal dilakukan, dan stadion telah disterilkan dari aktivitas masyarakat. Tiga unit helikopter melakukan pendaratan di stadion pada hari tersebut.
Proyek Bendungan Bagong merupakan warisan Presiden Joko Widodo. Data PPK Kementerian PU menunjukkan pembangunan dimulai pada 2018, dengan target awal selesai pada 2022. Karena kendala pembebasan lahan dan masalah lain, target revisi menjadi 2029 dengan anggaran total Rp 2,8 triliun.
Wapres Gibran’s kunjungan menegaskan komitmen pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di daerah. Kunjungan ini juga memberi kesempatan untuk menilai kesiapan proyek yang masih tertunda, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
